Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

OTT di Pekanbaru, KPK: Ada Bukti Uangnya di Atas Rp 1 Miliar - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Nasional

OTT di Pekanbaru, KPK: Ada Bukti Uangnya di Atas Rp 1 Miliar

JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dana operasi (OTT) Rp 1 miliar di Pekanbaru (Riau) pada Senin (12/2/2024).

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Alexander Marwata mengatakan, uang yang ditemukan masih dihitung dalam pemeriksaan banyak saksi.

“Saat ini barang bukti uangnya Rp satu miliar lebih, saya belum tahu, mungkin nanti akan membaik karena saksi masih diperiksa,” kata Alex kepada pers, Selasa. /12/2024).

Alex mengatakan, OTT terlibat dalam dugaan korupsi uang bendahara dan bukti penggelapan pajak yang dilakukan pejabat.

Baca juga: Sederet Fakta Wakil Wali Kota Pekanbaru yang Terjaring OTT KPK Digeledah dan Dikonfirmasi Kantor Resmi.

“Informasi sementara itu terkait penggunaan uang bendahara, jadi di sistem keuangan daerah ada kata yang artinya belanja dulu, baru dibaca buktinya,” ujarnya.

Dia mencontohkan, bukti penggunaan dana palsu di daerah, saat mengambil uang dari bendahara untuk membeli buku kantor, namun tidak ada dan hanya dimasukkan dalam kuitansi.

“Kalau bisa, mereka punya alat tulis, alat tulisnya hanya di kuitansi, tapi barangnya tidak. Lalu ada pungutan atau pungutan dari kepala dinas atau OPD perorangan, iuran RS umum daerah, itu juga memberi sesuatu. katanya.

Alex juga mengatakan, acara OTT ini dilaksanakan berdasarkan informasi yang diterima masyarakat, dilanjutkan dengan proses investigasi dan sprint yang dipublikasikan beberapa bulan lalu.

Baca juga: Pj Wali Kota Pekanbaru Ditangkap, Mantan Inspektur KPK Sebut OTT Berusaha Bongkar Korupsi.

“Sekarang dia ditangkap, kami mendapat informasi ada penyerahan uang dan kami tangkap,” ujarnya.

Lebih lanjut Alex mengatakan, penyidik ​​saat ini masih mendatangkan saksi dan tersangka ke Gedung Merah Putih Jakarta untuk melakukan pemeriksaan.

“Saya belum tahu (berapa) hari ini, rencananya jam 1 sudah sampai,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dan Johanis Tanak membenarkan adanya OTT yang dilakukan sekelompok pengawas dan pemeriksa KPK di Pekanbaru kemarin (12/02/2024).

Tanak mengatakan, salah satu pejabat yang ditangkap adalah Pj Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa.

Namun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga saat ini belum membeberkan bukti kejahatan yang dilakukan Risnandar dan barang bukti tersebut masih disimpan. Dengarkan berita dan berita terkini kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk menemukan saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *