Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

PBB: 1,1 Miliar Orang Hidup dalam Kemiskinan Akut, Separo Tinggal di Negara Konflik - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

PBB: 1,1 Miliar Orang Hidup dalam Kemiskinan Akut, Separo Tinggal di Negara Konflik

KOMPAS.com – 1,1 miliar orang kini hidup dalam kemiskinan ekstrem. Faktanya, laporan PBB menyatakan bahwa hampir separuh dari mereka tinggal di negara-negara yang dilanda perang.

Berdasarkan indikator yang diterbitkan United Nations Development Programme (UNDP) pada Kamis (17/10/2024), negara-negara yang dilanda perang memiliki tingkat deprivasi yang tinggi di seluruh indikator.

Hal ini bahkan menyebabkan kemiskinan multidimensi dan kesenjangan yang sangat besar dalam akses terhadap pangan, listrik, serta akses terhadap air dan sanitasi.

Baca Juga: Ekonomi Runtuh, Pengangguran di Gaza Meningkat 80 Persen, Berdampak pada Generasi Mendatang

Penelitian di 112 negara dan 6,3 miliar orang menunjukkan bahwa 1,1 miliar orang hidup dalam kemiskinan, dan 455 juta di antaranya hidup dalam bayang-bayang konflik, menurut Indeks Kemiskinan Multidimensi yang dikutip oleh Al Jazeera.

“Konflik telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, mencapai rekor tertinggi dalam jumlah korban jiwa, membuat jutaan orang mengungsi, dan menyebabkan gangguan luas terhadap kehidupan dan mata pencaharian,” kata Achim Steiner dari UNDP dari UNDP.

Indeks tersebut menunjukkan bahwa hampir 584 juta orang di bawah usia 18 tahun hidup dalam kemiskinan ekstrem, yang mencakup 27,9 persen anak-anak di dunia, dibandingkan dengan 13,5 persen orang dewasa.

Sementara itu, angka kematian bayi di lingkungan konflik sebesar 8 persen, dibandingkan dengan 1,1 persen di negara-negara damai.

Indeks tersebut juga menyebutkan bahwa 83,2 persen masyarakat termiskin di dunia tinggal di Afrika sub-Sahara dan Asia Selatan.

Indeks yang dihasilkan bekerja sama dengan Oxford Poverty and Human Development Initiative (OPHI) ini menggunakan beberapa indikator.

Hal ini termasuk kurangnya perumahan yang layak, sanitasi, listrik, bahan bakar memasak, makanan, kehadiran di sekolah untuk menilai tingkat “kemiskinan multidimensi”.

Indeks tersebut mencakup studi mendalam mengenai Afghanistan, di mana 5,3 juta orang lainnya jatuh ke dalam kemiskinan antara tahun 2015-2016 dan 2022-2023. Tahun lalu, hampir dua pertiga warga Afghanistan dianggap miskin.

“Bagi masyarakat miskin di negara-negara yang dilanda perang, perjuangan untuk memenuhi kebutuhan dasar adalah perjuangan yang lebih sulit dan penuh keputusasaan,” kata kepala statistik UNDP Yanchun Zhang.

India memiliki jumlah penduduk yang hidup dalam kemiskinan ekstrem tertinggi yang mempengaruhi 234 juta dari total populasi 1,4 miliar jiwa.

Diikuti oleh Pakistan, Ethiopia, Nigeria dan Republik Demokratik Kongo. Kelima negara ini menyumbang setengah dari 1,1 miliar penduduk miskin.

Baca juga: Jika Diserang, Iran Akan Menyerang Israel dengan Cara Lebih Menyakitkan

Sementara itu, Direktur OPHI Sabina Alkire mengatakan pengentasan kemiskinan lebih lambat di lingkungan konflik, sehingga masyarakat miskin tertinggal di lingkungan konflik.

“Angka-angka ini mendorong kita untuk merespons. Kita tidak bisa mengakhiri kemiskinan tanpa berinvestasi pada perdamaian,” tegasnya. Dengarkan berita dan jajak pendapat terbaru kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran baru yang ingin Anda ikuti saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *