Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

PDI-P Bakal Advokasi Kasus Gamma, Korban Penembakan Polisi di Semarang - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Sports

PDI-P Bakal Advokasi Kasus Gamma, Korban Penembakan Polisi di Semarang

JAKARTA, Kompass.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) akan membela atau memberikan bantuan hukum dalam kasus Gama Rizkinata, mahasiswa yang diduga ditembak mati polisi di Semarang.

Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Cristianto dalam jumpa pers mengatakan, “Soal kejadian di Semarang, partai juga aktif dan akan melakukan advokasi karena tidak ada aparat negara, termasuk polisi, yang bisa melindungi jiwa rakyatnya sendiri yang bisa membunuh Di Sekolah Pesta, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (12/4/2024).

Hasto mengatakan kasus Gama yang diduga ditembak mati polisi tidak bisa diselesaikan hanya dengan permintaan maaf.

Baca juga: Apda Robig Tembak Siswa SMK 4 Semarang, Kapan Ditetapkan Tersangka?

Dalam kesempatan itu, ia juga mengimbau seluruh jajaran kepolisian untuk mengedepankan keadilan di masyarakat.

“Kami menyerukan kepada seluruh jajaran Polri untuk membangkitkan semangat merah putih untuk mewujudkan keadilan, ketentraman, dan ketertiban hukum bagi masyarakat,” jelas Hasto.

Selain itu, ia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk menyoroti keberadaan aparat kepolisian yang efektif melindungi berbagai aktivitas kriminal seperti korupsi, perjudian online, penambangan liar, dan kejahatan keuangan lainnya.

“Hal ini harus kita hadapi bersama-sama sebagai bentuk reformasi bagi masyarakat. Sekaligus kami memberikan dukungan moril kepada Komisi III DPR RI,” pungkas Hasto.

Baca Juga: Penembakan Polisi terhadap Mahasiswa Semarang Cerita Berbeda, Polda Jateng Bantah Kasus Itu Dibuat-buat

Diberitakan sebelumnya, Gama, siswi SMK di Semarang, diduga tewas ditembak polisi bernama Epda Robig Zainudin.

Polda Jateng meyakini Gama dan komplotannya merencanakan perkelahian berdasarkan komunikasi di media sosial.

Penyidik ​​AKBP Polda Jateng Helmi Tamayela mengatakan, “Ditrescream mencoba melakukan aksi dimana kejadian tersebut bermula dari beberapa kelompok anak yang melakukan aksi tawuran melalui media sosial dan alat komunikasi.

Namun perkelahian tidak terjadi karena salah satu kelompok melarikan diri setelah lawannya ditodong senjata.

Dari sana, terjadilah pengejaran hingga menemukan Epada Robig.

“Ajakan untuk melakukan perlawanan ada di sana, menuju TKP tempat terjadinya perkelahian. Namun proses itu tidak terjadi,” jelas Helmi.

Baca Juga: Rapat dengan Komisi III, Polisi Akui Kelalaian Kasus Peluru Gamma

Hasil penggalian jenazah Gamma diketahui peluru bersarang di perut korban.

“Evakuasi dilakukan Jumat lalu. Kami pastikan korban meninggal dunia akibat penembakan tersebut,” kata Helmi.

Peluru dan proyektil senjata milik Epda Robig dikirim ke laboratorium forensik untuk diperiksa lebih lanjut.

Helmi menambahkan, Polda Jateng langsung menetapkan Aipda Robig sebagai tersangka setelah merampungkan olah TKP dan mempelajari hasil keterangan ahli.

“Setelah melakukan olah TKP dan mendapat keterangan ahli, Bareskrim Polda Jateng akan menelusuri tersangka. Saat ini tersangka sudah ditempatkan pada patsus (penempatan khusus) Divisi Propam Polda Jateng, kata Helmi. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *