Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Pegawai Komdigi Disebut Lindungi Judol, Fahira Idris: Pemberantasan Judol Harus Jadi Agenda Nasional - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Nasional

Pegawai Komdigi Disebut Lindungi Judol, Fahira Idris: Pemberantasan Judol Harus Jadi Agenda Nasional

KOMPAS.com – Fahira Idris, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, mengatakan pemerintah harus lebih aktif dalam membenahi. penghapusan perjudian online (judol) setelah muncul kasus pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang merupakan pendukung situs judol.

Saya berharap kasus ini menjadi insentif untuk menghilangkan judol sebagai rekor nasional untuk didorong melalui kebijakan yang lebih terpadu antara kementerian, penegak hukum, dan lembaga keuangan, ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (11/4/2024).

Fahir mengatakan, pihak-pihak yang terkait dengan sistem tersebut harus berbenah, memperkuat pengawasan, dan memastikan tidak ada celah lain untuk memanfaatkan kewenangan untuk kepentingan pribadi.

“Penyatuan ini penting untuk menghilangkan judol secara berkelanjutan, karena dampak buruk judol terhadap perekonomian, sosial dan moral masyarakat sangat buruk,” ujarnya.

Baca Juga: Tuntutan ‘Jogja krisis alkohol’ banyak, Fahira Idris minta RUU LMB segera disahkan

Beberapa langkah penting, kata dia, harus segera dilakukan agar permasalahan ini tidak terulang kembali. Pertama, audit internal di Komdigi perlu diperkuat dan efektif dengan memperketat kontrol terhadap staf yang bertugas menangani lokasi judol.

“Kerja sama dengan Pusat Analisis Transaksi dan Pelaporan Keuangan (PPATK) harus diperkuat untuk mendeteksi transaksi mencurigakan yang mungkin terlibat dalam pengamanan situs judol,” lanjutnya.

Kedua, Komdigi harus mengembangkan teknologi yang dapat mendeteksi dan memblokir situs judol secara otomatis tanpa perlu intervensi manual yang rentan disalahgunakan.

“Teknologi kecerdasan buatan berbasis kecerdasan yang mampu memperbarui data situs judol secara otomatis akan memperkecil kemungkinan situs judi online ‘dibudidayakan’ oleh oknum oknum,” kata Fahira.

Baca Juga: Bakti Sosial dan Donor Darah Kembali, Fahira Idris: Upaya Menumbuhkan Kerja Sama dan Loyalitas

Ketiga, memberikan sanksi yang setimpal terhadap pelaku, dengan penegakan hukum yang transparan kepada masyarakat.

Hal ini penting untuk meningkatkan kepercayaan dan dukungan elemen masyarakat terhadap pemerintah dalam pemberantasan kejahatan judol yang mengancam keselamatan masyarakat, ujarnya.

Perlu diketahui, beberapa pegawai Komdigi ditangkap karena terlibat peretasan situs Judol pada Jumat (11/1/2024).

Beberapa dari agen ini diketahui telah menggunakan wewenang mereka untuk memperdagangkan keamanan virtual negara demi keuntungan pribadi. Dengarkan berita terkini dan pilihan berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *