Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Pemimpin Pemberontak Suriah Terus Perkuat Kendali Setelah Assad Digulingkan - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Pemimpin Pemberontak Suriah Terus Perkuat Kendali Setelah Assad Digulingkan

DAMASCUS, KOMPAS.com – Kelompok Islam pimpinan Ahmad al Sharaa atau dikenal dengan nama Abu Mohammed al Julani terus mengkonsolidasikan kekuasaannya di Suriah pasca berhasil menggulingkan Bashar al Assad.

Mereka segera mendatangkan polisi, membentuk pemerintahan sementara dan bertemu dengan delegasi asing, meskipun langkah-langkah ini menimbulkan kekhawatiran tentang masuknya penguasa baru di Damaskus.

Setelah menguasai ibu kota pada Minggu lalu, Hayat Tahrir al Sham (HTS), koalisi pemberontak yang dipimpin oleh Sharaa, telah mengambil posisi penting bersama para jenderal regional Idlib yang sebelumnya mereka kendalikan.

Baca juga: AS serukan transisi inklusif di Suriah pasca jatuhnya Assad

Mohammed al-Bashir, mantan kepala pemerintahan provinsi Idlib, ditunjuk sebagai perdana menteri sementara pada hari Senin, menggarisbawahi status HTS sebagai kelompok bersenjata paling kuat dalam perang saudara yang berlangsung lebih dari 13 tahun.

Menurut laporan Reuters, HTS, yang pernah dikaitkan dengan Al Qaeda sebelum memutuskan hubungan pada tahun 2016, telah meyakinkan rakyat Suriah bahwa mereka akan melindungi hak-hak agama minoritas.

Pesan ini diterima secara luas dan membantu memfasilitasi kemajuan mereka menuju Damaskus. Sharaa terus mengulangi janji ini dalam pernyataannya setelah Assad digulingkan.

Meskipun partisipasinya menjanjikan, cara HTS membentuk pemerintahan dengan mengendalikan posisi-posisi penting masih menimbulkan kekhawatiran.

Sejumlah diplomat dan pihak oposisi mengkritik kurangnya konsultasi dengan pihak lain dalam proses tersebut.

Mohammed Ghazal, salah satu gubernur dari Idlib yang kini menjalankan lembaga-lembaga pemerintah di Damaskus, menolak gagasan bahwa Suriah sedang menuju rezim Islam.

“Tidak ada yang namanya pemerintahan Islam. Itu lembaga pemerintah, katanya.

 

Baca juga: Keinginan Turki atas Jatuhnya Rezim Presiden Assad di Suriah

Namun, sebagian warga Suriah masih khawatir dengan karakteristik Islamis pada pemerintahan baru.

Warga Damaskus Wissam Bashir menyatakan keprihatinannya atas bendera Islam yang terlihat pada upacara pelantikan perdana menteri.

Baca juga: Suriah, Turki dan Kompleksitas Geopolitik Timur Tengah

Bendera nasional Suriah kemudian menggantikan simbol tersebut selama wawancara Bashir dengan Al Jazeera. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran media favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *