Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Peneliti Bikin Panel Surya Super Tipis, Bisa Ditempel di HP hingga Tas - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Tekno

Peneliti Bikin Panel Surya Super Tipis, Bisa Ditempel di HP hingga Tas

KOMPAS.com – Tim peneliti di Departemen Fisika Universitas Oxford berhasil menciptakan sel surya kritis. Ketebalannya 100 kali lebih tipis dari rambut manusia atau hanya 1 mikron.

Berbeda dengan panel surya yang terbuat dari silikon padat. Panel surya ini terbuat dari bahan perovskit yang fleksibel dan digunakan pada telepon seluler. Bisa “dicetak” pada benda sehari-hari seperti ransel dan mobil.

Meski tipis, panel surya yang dikembangkan oleh tim Universitas Oxford dapat menghasilkan energi hingga dua kali lebih banyak dibandingkan panel berbasis silikon yang tersedia saat ini.

Pasalnya, bahan perovskit lebih efisien dalam menangkap energi matahari dibandingkan panel surya silikon. Lapisan tersebut dapat menangkap sinar matahari dengan berbagai cara.

Baca juga: Cara Kerja Panel Surya Teknologi yang Terinspirasi dari Proses Fotosintesis Tumbuhan

Menurut informasi di situs resminya, Universitas Oxford membuatnya menggunakan teknik di mana beberapa lapisan perovskit ditempatkan ke dalam satu sel surya.

“Hasilnya, lebih banyak energi yang dapat dihasilkan dari jumlah sinar matahari yang sama,” demikian bunyi informasi di halaman tersebut.

Universitas Oxford telah mengonfirmasi bahwa panel surya kritis dapat menghasilkan efisiensi energi hingga 27 persen. Sertifikasi mandiri dari Japan Advanced Institute of Industrial Science and Technology (AIST).

Angka efisiensi ini lebih tinggi dibandingkan panel surya silikon yang mengubah 22 persen sinar matahari menjadi energi.

“Seiring berjalannya waktu, kami percaya bahwa sistem ini dapat menciptakan sel surya dengan efisiensi lebih tinggi dari 45 persen,” kata Dr. Oxtord, salah satu anggota tim peneliti mengatakan. Shuaifenghu

Meskipun teknologi perovskit surya menjanjikan untuk penggunaan energi surya di masa depan, namun dapat diterapkan dalam berbagai situasi, oleh karena itu bola lampu tetap dibutuhkan untuk menghasilkan energi yang besar.

Baca Juga: Setelah 46 tahun, Panasonic berhenti membuat panel dan sel surya.

Salah satu masalah dengan perovskit adalah stabilitasnya. Beberapa lapisan perovskit di laboratorium mampu terurai secara fisik sehingga dinilai lebih buruk dibandingkan panel surya. Kami mencoba menyelesaikan masalah ini.

Namun, Herny Snaith, pemimpin tim peneliti Oxford, percaya bahwa panel surya universitas memiliki potensi komersial yang besar dan dapat digunakan dalam berbagai cara.

“Memanfaatkan bangunan, mobil, dan material lain yang ada sebagai produk untuk menciptakan energi surya yang berkelanjutan dan terjangkau,” kata Snaith, seperti dirangkum KompasTekno dari CNN, Selasa (13/8/2024).

Snaith juga merupakan kepala Oxford PV, sebuah perusahaan yang dipisahkan dari Universitas Oxford, yang baru-baru ini mulai memproduksi panel surya perovskit di pabriknya di Jerman. Dengarkan Injil dan pilihan berita kami di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk bergabung dengan saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terinstal.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *