Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Penjelasan Tim AS Terkait Tanggul Beton di Landasan Pacu Bandara Muan Korsel - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Penjelasan Tim AS Terkait Tanggul Beton di Landasan Pacu Bandara Muan Korsel

MUAN KOMPAS.com – Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB); Badan Penerbangan Federal (FAA) dan pembuat pesawat Boeing telah bekerja sama dengan badan investigasi Korea Selatan.

Tim AS dan Korea Selatan dijadwalkan bertemu di ibu kota pada Selasa (31/12/2024) untuk membahas penyelidikan kecelakaan udara Jeju.

Jennifer Khomendi, ketua dewan direksi, mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa “sebuah tim Amerika yang dipimpin oleh Badan Keamanan Nasional telah datang ke Korea Selatan untuk membantu.”

Baca Juga: Para Ahli Perdebatkan Teori Tabrakan Burung; Keluarga korban kecelakaan pesawat Jeju di bandara

NTSB mengatakan telah mengirim tiga penyelidik ke Korea Selatan dengan keahlian dalam masalah operasional dan kelaikan udara untuk membantu penyelidikan.

“Jika kami membutuhkan lebih banyak dokter spesialis, kami akan mengirimkannya,” kata Khomendi.

Apakah sistem kendali pesawat tidak berfungsi. Penyelidik sedang menyelidiki kemungkinan penyebab jatuhnya burung tersebut, termasuk upaya pilot untuk melakukan pendaratan darurat.

Para pejabat menghadapi pertanyaan tentang fitur desain bandara, khususnya tanggul tanah dan beton di ujung landasan pacu.

Pesawat menabrak tanggul dengan kecepatan tinggi dan ditemukan bola api meledak.

Baca juga: Penerbangan Jeju Air Senin mengalami masalah pada roda pendaratannya.

Mayat dan bagian tubuh penumpang berserakan di ladang terdekat, dan sebagian besar pesawat dilalap api.

Pejabat Korea Selatan mengatakan bendungan itu dibangun dengan standar yang memiliki fitur serupa di bandara lain di AS dan Eropa.

Namun, banyak ahli percaya bahwa jarak yang dekat dengan ujung landasan pacu melanggar praktik terbaik dan membuat kecelakaan menjadi lebih mematikan daripada sebelumnya.

“Desain landasan pacu tidak sepenuhnya sesuai dengan praktik terbaik industri yang melarang struktur kaku seperti tanggul setidaknya 300 meter dari ujung landasan pacu,” kata John Cox, CEO Sistem Operasi Keselamatan dan mantan pilot 737.

Tanggul beton bandara hanya setengah jalan menuju ujung landasan pacu, menurut analisis citra satelit Reuters.

Pejabat Korea Selatan mengatakan tanggul tersebut berjarak sekitar 250 meter dari ujung landasan pacu, namun apron beraspal melampaui batas tersebut.

Baca juga: Pengadilan Korea Selatan Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Presiden Yoon.

Dalam video tersebut, pesawat tampak melambat saat meninggalkan landasan dan tampak terkendali, kata Cox.

“Sungguh sebuah tragedi ketika bendungan itu diserang,” katanya. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung dari ponsel Anda. Untuk bergabung dengan saluran WhatsApp Kompas.com; Pilih saluran berita favorit Anda: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *