Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Platform Jual Beli Aset Kripto Indodax Diduga Diretas - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Tekno

Platform Jual Beli Aset Kripto Indodax Diduga Diretas

KOMPAS.com – Platform jual beli aset kripto Indodax diduga menjadi korban peretasan. Hal tersebut diungkapkan perusahaan keamanan Web3, Cyvers Alerts, melalui akun media sosial X Twitter. 

Menurut Cyvers, Indodax mengalami serangkaian transaksi mencurigakan yang melibatkan jumlah besar. Cyvers mencatat ada sejumlah alamat yang diduga berisi aset senilai US$14,4 juta (sekitar Rp 221 miliar) yang ditukar dengan Ether. 

“Hai @Indodax, sistem kami mendeteksi sejumlah transaksi mencurigakan yang melibatkan dompet Anda di jaringan lain,” tulis @CyversAlerts pada Rabu (11/9/2024).

Namun Cyvers merevisi angka kerugian menjadi US$18,2 juta atau setara sekitar Rp280,55 miliar. Kerugian ini berasal dari 150 perdagangan.

“@Indodax mohon segera diambil tindakan,” tulis @CyversAlerts.

Baca Juga: Raja Kripto Sam Bankman-Fried Divonis 25 Tahun Penjara

Melalui situs resmi blog.indodax.com, pihak perusahaan menyampaikan bahwa tim keamanan Indodax saat ini telah menemukan kemungkinan indikasi keamanan pada platform tersebut. 

“Saat ini kami sedang melakukan pemeliharaan menyeluruh untuk memastikan seluruh sistem berfungsi dengan baik. Selama proses pemeliharaan ini, platform web dan aplikasi Indodax untuk sementara tidak tersedia,” tulis Indodax. 

Indodax juga menjamin saldo pengguna baik kripto maupun Rupiah akan tetap aman. 

“Kami berterima kasih atas kesabaran dan kepercayaan yang telah Anda tunjukkan”, tulis Indodax. 

Pantauan KompasTekno, Kamis (12/9/2024) pagi sekitar pukul 07.00, situs Indodax masih menampilkan informasi “pemeliharaan”.  CEO Indodax buka suara

Oscar Darmawan, CEO Indodax menjawab, pihaknya masih menyelidiki dugaan peretasan tersebut. 

Dia tak membantah dugaan pencurian tersebut. 

Baca juga: Raja Kripto Sam Bankman-Fried Terancam 115 Tahun Penjara

“Penyelidikan masih berjalan. Kami akan memberikan update lebih lanjut segera setelah penyelidikan selesai,” ujarnya seperti dikutip Kompas.com. 

Oscar mengatakan, perbaikan atau pemeliharaan masih dilakukan pada sistem Indodax. Hal ini dilakukan untuk menjamin keamanan seluruh sistem. 

Soal kerugian, Oscar mengatakan kerugian tersebut berasal dari aset perseroan. Oscar mengklaim aksi peretasan ini tidak merugikan member Indodax. 

Ia juga mengatakan saldo anggota disimpan dalam bentuk kripto atau rupiah. 

“Kerugiannya bukan pada harta anggota, tapi pada kas perusahaan. Kami masih mendalami keseluruhannya,” kata Oscar.  Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *