Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Polisi Thailand Gerebek 122 Pria Pesta Narkoba Hanya Bercelana Dalam, berkat Info dari Medsos - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Polisi Thailand Gerebek 122 Pria Pesta Narkoba Hanya Bercelana Dalam, berkat Info dari Medsos

BANGKOK, KOMPAS.com – Pada Minggu (12 Agustus 2024), polisi Thailand menangkap 122 pria pengguna narkoba dengan pakaian dalam hanya di sebuah hotel di Bangkok.

Menurut laporan South China Morning Post (SCMP), polisi menerima informasi tentang geng narkoba tersebut pada Minggu pagi.

Ketika polisi tiba di hotel sekitar pukul 1:30 pagi, mereka disambut oleh musik keras dan pria-pria yang hanya mengenakan pakaian dalam di sebuah ruangan besar di lantai 20.

Baca juga: Polisi Thailand Gerebek Pesta Narkoba, Tangkap 124 Orang, Kebanyakan Pria Hanya Pakai Celana Dalam.

Bangkok Post melaporkan total 124 orang digeledah, termasuk dua wanita dan lima warga asing.

Beberapa di antaranya berprofesi sebagai dokter dan staf klinik kecantikan.

Semuanya dites narkoba, dan 66 orang dinyatakan positif mengandung berbagai zat dalam darahnya.

Sebanyak 31 orang memiliki narkoba seperti ekstasi, ketamin, dan sabu, kata polisi.

27 orang yang positif narkoba dan tidak memiliki narkotika dibebaskan.

Menurut hukum Thailand, polisi hanya dapat menahan tersangka selama 48 jam.

Namun polisi meminta izin kepada pengadilan untuk menahan tersangka lebih lama dari batas waktu pemeriksaan yang ditentukan.

Di Thailand, kepemilikan obat-obatan seperti ekstasi dapat mengakibatkan hukuman sepuluh tahun penjara.

Baca juga: Polisi Thailand Daftar Penggerebekan Narkoba dan Penangkapan 124 Pria yang Hanya Mengenakan Pakaian Dalam dari Grup Media Sosial.

Menurut Momo, polisi mendapat informasi mengenai kartel narkoba tersebut dari pihak swasta di media sosial.

Dua hari sebelum penggerebekan, polisi menemukan kelompok yang mendaftar pesta.

Polisi mencoba bergabung dengan kelompok tersebut untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, namun ditolak oleh pihak berwenang.

Pihak berwenang mendapat informasi bahwa itu mungkin pesta narkoba setelah mereka diberitahu bahwa beberapa orang memasuki ruangan pada Minggu pagi.

Kantor berita AFP melaporkan, foto-foto polisi Thailand menunjukkan ruangan yang penuh dengan tersangka.

Sebagian besar pria diborgol dan hanya mengenakan pakaian dalam saat petugas mencari obat-obatan tersebut.

Thailand merupakan pusat perdagangan narkoba terbesar di Asia Tenggara. Sering terjadi penggerebekan polisi dan penyitaan narkotika seperti heroin dan metamfetamin.

Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC) mengatakan, rekor 190 ton metamfetamin disita di Asia Timur dan Tenggara tahun lalu.

Baca juga: Mengapa Ganja Legal di Thailand? Berikut 3 alasan untuk mendengarkan berita terpopuler dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran media favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *