Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

NEWS INDONESIA Polri Imbau Warga Tak Tergiur Iming-iming Gaji Tinggi untuk Bekerja di Luar Negeri - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Nasional

NEWS INDONESIA Polri Imbau Warga Tak Tergiur Iming-iming Gaji Tinggi untuk Bekerja di Luar Negeri

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Departemen Hubungan Internasional Polri Jenderal Krishna Murti mengimbau masyarakat Indonesia tidak mudah terpengaruh dengan tawaran pekerjaan di luar negeri yang menjanjikan gaji bagus.

Ia mewanti-wanti tawaran pekerjaan di negara seperti Myanmar dan Thailand yang gajinya mencapai Rp100 hingga 150 juta per bulan karena situasi keamanan dan politik negara tersebut dianggap tidak stabil.

“Myanmar adalah negara yang pemerintahannya tidak stabil. Ada wilayah yang dikuasai junta, sementara banyak wilayah lain yang dikuasai pemberontak,” kata Krishna Murti di Jakarta, Kamis (10/10/2024).

“Kalau di sana ada tawaran pekerjaan dengan gaji sebesar itu, kemungkinan besar itu adalah pekerjaan ilegal yang bisa membuat Anda menjadi sandera,” imbuhnya.

Baca juga: Kisah WNI yang Segera Minta Pulang ke Indonesia Akibat Situasi Mencekam di Lebanon

Krishna menambahkan, sejak pandemi Covid-19, penipuan siber merajalela di kawasan Asia Tenggara, khususnya di Myanmar, Laos, dan Kamboja.

Penipuan ini sering kali menargetkan orang-orang yang mencari pekerjaan di luar negeri. Penjahat menggunakan pekerja asing untuk bertindak sebagai operator dalam aktivitas penipuan online, seperti penipuan dan perjudian online.

“Kami telah beberapa kali membebaskan WNI yang terjebak dalam situasi tersebut, termasuk di Myanmar dan Manila,” jelasnya.

Namun jika ini terus berlanjut, kami tidak lagi selalu berusaha menabung dan kami tegaskan kepada masyarakat, ‘jika ditawari gaji tinggi untuk bekerja di luar negeri, itu tandanya pekerjaan itu tidak halal’, ujarnya.

Baca juga: Jabar upayakan pemulangan 11 warga Sukabumi korban TIP Myanmar

Krishna juga mengingatkan, untuk kawasan Asia, rata-rata gaji TKA berkisar antara Rp 7 hingga 10 juta per bulan.

Tawaran gaji hingga Rp 150 juta per bulan sangat tidak adil, kecuali untuk pekerjaan ilegal seperti operator judi online.

“Kami mempunyai kewajiban untuk melakukan penyelamatan, namun tidak menjadikan Anda sebagai korban jika Anda mengetahui risiko sebenarnya,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat lebih waspada dan berhati-hati dalam memilih pekerjaan di luar negeri, serta selalu mengecek kebenaran informasi yang diterima.

“Pemerintah termasuk Kementerian Luar Negeri dan Kepolisian Negara juga telah berupaya keras untuk membebaskannya. Kami ingatkan sekali lagi agar tidak terkecoh dengan janji-janji manis yang beresiko tinggi,” ujarnya. . Dengarkan berita dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *