Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Pria Australia Ditangkap Rusia Saat Perang Bela Ukraina - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Pria Australia Ditangkap Rusia Saat Perang Bela Ukraina

CANBERRA, KOMPAS.com – Seorang pria Australia ditangkap pasukan Rusia saat perang di Ukraina.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengumumkan pada Selasa (24/12/2024) bahwa pihaknya sedang berusaha memanggil kembali pria tersebut.

Pada Minggu (22/12/2024), video seorang pria berbahasa Rusia yang menampar wajahnya dengan tangan menjadi viral di media sosial.

Baca Juga: Korea Siapkan Pasukan, Drone untuk Membantu Rusia di Ukraina Utara

Pria tersebut mengatakan bahwa dia adalah seorang guru biologi bernama Oscar Jenkins, dan dia bergabung dengan angkatan bersenjata karena ingin membantu Ukraina.

Media Australia kemudian mengkonfirmasi identitas pria tersebut.

Albans mengatakan kepada wartawan bahwa kantornya telah mengirimkan perwakilan untuk bertemu dengan para pejabat Rusia.

Menurut kantor berita AFP, Kedutaan Besar Australia di Moskow juga mengeluarkan pernyataan untuk mencapai kesepakatan positif.

Sumber diplomatik mengatakan kepada ABC, lembaga penyiaran nasional Australia, bahwa pemerintah yakin video tersebut asli dan sedang berupaya untuk menentukan kapan video tersebut direkam.

Menteri luar negeri eksekutif Australia, Mark Dreyfuss, meminta pemerintah Rusia untuk “sepenuhnya mematuhi kewajiban hukum kemanusiaan internasional, termasuk yang berkaitan dengan tawanan perang”.

Baca juga: Putin bersumpah akan terus menghancurkan Ukraina pasca serangan drone Kazan Zelenskyi akan terus menyerang fasilitas militer Rusia di Ukraina dengan drone dan rudal

Prioritas pertama adalah mengetahui keberadaan dan kondisi Tuan Jenkins, kata Dreyfuss.

Ia menambahkan bahwa Departemen Luar Negeri Australia mendukung keluarga Jenkins dan mendesak warga Australia untuk tidak melakukan perjalanan ke Ukraina.

Kateryna Argirou, warga negara Ukraina yang mengepalai Federasi Organisasi Ukraina di Australia, terharu saat melihat video Jenkins.

“Saya terkejut dan terkesan ketika saya mendengar dia berbicara bahasa Ukraina,” katanya kepada Sydney Morning Herald.

“Dia melakukan upaya nyata untuk mempelajari bahasa tersebut. Dia tidak takut membantu Ukraina dengan apa yang ingin dia lakukan. Kami harus membawanya pulang. Dia adalah teman kami.”

Baca juga: Drone Ukraina Berada 1000 Km dari Rusia dan Rusak di Kazan. Dengarkan berita terkini dan favorit kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran perpesanan favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *