Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Program 3 Juta Rumah, Kualitas Hidup, dan Produktivitas - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Internasional

Program 3 Juta Rumah, Kualitas Hidup, dan Produktivitas

PRESIDEN BARU yang dilantik, Prabowo Subianto, telah mengumumkan susunan kabinet barunya, termasuk keputusan pemisahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR).

Kementerian Perumahan dan Cipta Karya (Kementerian Perumahan dan Pembangunan Perkotaan) yang baru dibentuk kini memiliki kompetensi khusus, yakni pembangunan 3 juta unit rumah. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi backlog perumahan yang tercatat sebanyak 12,7 juta unit.

Backlog perumahan merupakan selisih antara jumlah rumah yang dibutuhkan masyarakat dengan jumlah rumah yang sudah tersedia.

Stok perumahan dapat diukur dari dua aspek, yaitu kepemilikan dan perumahan.

Kementerian PKP mengacu pada definisi Kementerian PUPR sebelumnya yang menganggap cadangan adalah jumlah rumah tempat tinggal yang belum terisi, baik rumah yang ditempati sendiri maupun rumah kontrakan.

Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan sisa rumah adalah jumlah rumah yang dimiliki oleh satu keluarga, sehingga rumah kontrakan juga termasuk dalam perumahan darurat.

Berdasarkan data BPS, empat provinsi dengan jumlah unit rumah terbanyak adalah Jawa Barat (2,82 juta rumah), DKI Jakarta (1,5 juta rumah), Jawa Timur (1,27 juta rumah), dan Sumatera Utara (1,03 juta rumah).

Berdasarkan data BPS, pada tahun 2023 bahkan 15,2 persen rumah tangga belum memiliki rumah sendiri. Jika dilihat dari perbandingan geografis, proporsi rumah tangga perkotaan lebih tinggi yakni 20,6 persen. Sebaliknya, hanya 7,6 persen rumah tangga di perdesaan yang tidak memiliki rumah sendiri.

Jika kita melihat jumlah penduduk yang saat ini sebagian besar berada di perkotaan, terlihat bahwa sebagian besar perumahan berada di perkotaan. Kawasan pemukiman dan kualitas hidup

Apakah masalah perumahan bisa diselesaikan hanya dengan membangun rumah?

Kasus Jakarta menggambarkan tantangan lain. Dengan backlog 1,5 juta rumah dan kota yang sudah sangat padat, pertanyaannya adalah dimanakah tempat yang tepat untuk membangun apartemen tambahan?

Membangun rumah bukan sekedar membangun bangunan fisik. Kementerian PKP tidak hanya bertanggung jawab terhadap perumahan, namun juga “pemukiman”. Zona ini meliputi fasilitas penunjang seperti taman, ruang publik, trotoar, dan jalan lebar.

Jalan di luar kawasan pemukiman kompleks seringkali lebih sempit. Daerah sulit di Jakarta cenderung memiliki jalan yang terawat dan akses yang lebih mudah.

Selain itu, ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH) juga menjadi tantangan besar. Saat ini, luas kawasan terbuka hijau di Jakarta baru tersedia sekitar 5,2 persen, jauh dari jumlah ideal untuk menunjang kehidupan sehat dan berkualitas.

Jika melihat data RTH per kapita, Jakarta memiliki RTH per kapita sebesar 2,3 m2. Bandingkan dengan kota-kota Asia Tenggara lainnya seperti Bangkok (3,3m2), Manila (4,5m2), Hanoi (11,2m2), Kuala Lumpur (43,9m2) dan Singapura (66m2, 2m2).

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *