Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Putin Tegaskan Aturan Baru Penggunaan Senjata Nuklir, Dunia Diminta “Belajar” - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Putin Tegaskan Aturan Baru Penggunaan Senjata Nuklir, Dunia Diminta “Belajar”

MOSKOW, KOMPAS.com – Pada Selasa (19/11/2024), Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dokumen penting yang memperluas prinsip penggunaan senjata nuklir oleh Moskow.

Langkah ini dianggap sebagai pesan yang kuat kepada Ukraina dan negara-negara Barat yang mendukungnya.

Dalam doktrin yang baru-baru ini dirilis, Rusia mengatakan akan mempertimbangkan penggunaan senjata nuklir terhadap negara-negara non-nuklir jika didukung oleh kekuatan nuklir.

Baca juga: Rekap Hari ke-996 Serangan Rusia ke Ukraina: Hasil Panggilan Telepon Scholz-Putin | Zelensky optimis terhadap Trump

“Agresi yang dilakukan oleh negara non-nuklir dengan kerja sama dengan negara nuklir dianggap sebagai serangan bersama,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada konferensi pers, menurut AFP.

Peskov menambahkan, revisi ini diperlukan untuk menyesuaikan prinsip-prinsip Rusia dengan situasi geopolitik saat ini.

“Ini adalah dokumen yang sangat penting yang harus ditinjau oleh dewan,” katanya.

Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya konflik yang telah berlangsung hampir tiga tahun, termasuk otorisasi AS terhadap Ukraina untuk menggunakan rudal jarak jauh untuk menyerang sasaran di wilayah Rusia.

Doktrin baru ini juga memungkinkan Moskow untuk merespons serangan udara besar-besaran, meskipun serangan tersebut hanya menggunakan senjata konvensional.

Selain itu, payung nuklir Rusia kini mencakup sekutu dekatnya, Belarusia.

“Kami selalu menganggap senjata nuklir sebagai alat pencegah,” tegas Peskov. “Jika kami merasa terdorong, kami akan merespons.”

Baca juga: Wanita Rusia Divonis 8 Tahun Penjara karena Menyerukan Kematian Putin

Negara-negara Barat telah lama mengkritik retorika nuklir Rusia sebagai tindakan yang sembrono.

Namun Putin telah berulang kali menekankan bahwa langkah tersebut merupakan respons terhadap ancaman nyata yang dihadapi negaranya.

Seribu hari setelah invasi dimulai, Peskov menyebut konflik tersebut sebagai perang yang dipaksakan oleh Barat kepada Rusia.

Baca juga: Rusia Sebut Rumor Negosiasi Rahasia Trump dan Putin Fiksi

“Operasi militer khusus ini akan kami laksanakan hingga tujuan tercapai,” ujarnya. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terinstal.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *