Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Rusia Klaim Sudah Beri Tahu AS Sebelum Tembakkan Rudal Hipersonik ke Ukraina - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Rusia Klaim Sudah Beri Tahu AS Sebelum Tembakkan Rudal Hipersonik ke Ukraina

MOSKOW, KOMPAS.com – Kremlin mengklaim Rusia memberikan informasi kepada Amerika Serikat (AS) sebelum meluncurkan rudal hipersonik ke Ukraina.

“Pihak Rusia memperingatkan Amerika tentang peluncuran ‘Oreshnik’ (rudal) melalui jalur de-eskalasi sinyal nuklir,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada kantor berita Rusia TASS pada Kamis, 21 November 2024. katanya.

Rusia mengirimkan pemberitahuan ini 30 menit sebelum peluncuran rudal pada Rabu (20/11/2024).

Baca juga: Rusia Akui Uji Coba Sistem Rudal Oreshnik Terbaru yang Diluncurkan ke Ukraina

Sebelumnya, Putin mengatakan Rusia sedang menguji rudal hipersonik jarak menengah jenis baru yang dilengkapi hulu ledak non-nuklir di Dnipro, Ukraina.

Sementara itu, Ukraina menuduh Rusia meluncurkan rudal balistik antarbenua (ICBM).

Mereka mengatakan pengujian sedang dilakukan terhadap puing-puing tersebut untuk menentukan jenis senjata dan hulu ledak yang digunakan Rusia.

Peskov mengatakan Pusat Pengurangan Ancaman Nuklir Nasional Rusia secara otomatis mengirimkan pesan ke layanan serupa di Amerika Serikat 30 menit sebelum rencana peluncuran. Gedung Putih mengumumkan

Selain itu, Gedung Putih mengatakan pada hari Kamis bahwa Rusia bertanggung jawab atas setiap eskalasi di Ukraina, termasuk pengerahan pasukan Korea Utara untuk bergabung dalam upaya perang.

“Ada peningkatan eskalasi dari Rusia di setiap kesempatan,” kata juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre kepada wartawan.

Baca juga: Rusia Luncurkan Rudal Balistik Antarbenua ke Ukraina Hari Ini

Dia menambahkan bahwa Amerika Serikat telah memperingatkan Moskow terhadap campur tangan negara lain di seluruh dunia.

Karine Jean-Pierre berjanji pemerintahan Presiden Joe Biden akan terus “meningkatkan” bantuan ke Ukraina di bulan-bulan terakhir masa jabatannya.

Rusia menembakkan rudal balistik jarak menengah ke Ukraina pada hari Rabu sebagai tanggapan atas keputusan Biden yang mengizinkan Kiev menembakkan rudal jarak jauh buatan AS ke Rusia.

Jean-Pierre menolak mengomentari perubahan posisi rudal ATACMS, yang pertama kali dilaporkan pada akhir pekan.

“Yang meningkatkan ketegangan adalah Rusia. “Kami akan terus mendukung Ukraina selama mereka menolak agresi ini,” katanya.

Dia menambahkan bahwa dia “tidak melihat alasan” untuk mengubah sikap nuklir AS setelah Presiden Vladimir Putin memperbarui doktrin nuklir Rusia, dan mengutuk apa yang dia sebut sebagai retorika “tidak bertanggung jawab” Moskow.

“Kami tidak melihat alasan untuk mengubah postur atau doktrin nuklir kami sebagai tanggapan terhadap pernyataan Rusia,” kata Jean-Pierre.

Baca juga: Temuan Terbaru Misteri Hvaldimir, Paus Beluga yang Diduga Mata-mata Rusia

Badan-badan intelijen Barat dan Ukraina yakin Rusia telah mengerahkan setidaknya 10.000 tentara Korea Utara, beberapa di antaranya di wilayah Kursk, untuk mendukung pasukan Moskow.

“Sekarang mereka menyaksikan banyak sekali korban jiwa dan sekarang mereka beralih ke Korea Utara (Korut) untuk memberi mereka pasukan,” katanya.

  Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terinstall.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *