Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

NEWS INDONESIA Sederet Risiko Penyakit akibat Anak Terlalu Banyak Konsumsi Gula - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Lifestyle

NEWS INDONESIA Sederet Risiko Penyakit akibat Anak Terlalu Banyak Konsumsi Gula

KOMPAS.com – Para orang tua diimbau mewaspadai dampak konsumsi gula berlebihan terhadap kesehatan anak.

Dr., ahli gizi lulusan Universitas Indonesia. Dr. Tan Shot Yen mengingatkan kita bahwa saat ini banyak produk makanan dan minuman anak yang mengandung gula berlebih.

Dr Antara melaporkan, Jumat (24/5/2024). “Masalah utama yang bisa terjadi adalah anak menjadi kecanduan, yang pada akhirnya meningkatkan kebutuhan anak akan rasa yang sangat manis,” kata Tan.

Baca juga: 5 Cara Melindungi Anak dari Bahaya Sexting di Era Digital

Juga Dr. Tan berbicara tentang berbagai risiko kesehatan yang dihadapi anak-anak jika mereka mengonsumsi terlalu banyak gula: Kecenderungan terhadap penyakit.

Terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula dapat menyebabkan gula darah naik. Kondisi ini berpotensi menyebabkan virus dan bakteri berkembang biak dengan cepat di dalam tubuh.

Akibatnya, daya tahan tubuh anak bisa melemah sehingga lebih mudah terserang penyakit. Masalah tulang berhubungan dengan obesitas

Terlalu banyak mengonsumsi gula juga bisa menyebabkan obesitas pada anak. Salah satu risiko yang harus diwaspadai anak obesitas adalah masalah tulang.

Ia mengatakan, penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Obesity and Metabolic Diseases pada tahun 2019 tentang dampak obesitas pada masa kanak-kanak terhadap perkembangan dan kesehatan tulang menunjukkan bahwa anak-anak yang mengalami obesitas 25 persen lebih mungkin mengalami patah tulang karena kerangka tubuhnya tidak dapat beradaptasi dengan peningkatan tersebut. dalam berat badan.

Baca juga: Kapan Masa Marah pada Anak Berakhir? Meningkatkan risiko penyakit tidak menular

Ia menambahkan, mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula dapat meningkatkan kadar gula darah dan kolesterol.

Kadar gula darah dan kolesterol yang melebihi batas normal dapat menyebabkan penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes dan gangguan jantung, serta berhubungan dengan peningkatan kemungkinan terkena kanker.

“Gula sebenarnya tidak menyebabkan kanker secara langsung. Namun gula menyebabkan obesitas dan ketika keadaan ini terjadi, berat badan anak bertambah dan peningkatan ini menjadi jembatan menuju kanker,” ujarnya.

Batasi asupan gula pada anak

Oleh karena itu Dr. Tan menyarankan para orang tua untuk berhati-hati dalam mengurangi asupan gula pada anak, baik melalui makanan maupun minuman.

Hasil Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 menunjukkan tingginya konsumsi gula di kalangan anak muda.

Berdasarkan data kebiasaan makan manis anak usia 3-4 tahun, sekitar 50,1 persen anak di Indonesia memiliki kebiasaan makan manis lebih dari satu kali dalam sehari.

Baca juga: 65 persen anak yang menggunakan gawai lebih dari 20 menit mengalami tantrum 

Berdasarkan pemberitaan Kompas.com, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan batas aman asupan gula adalah 10 persen dari total kebutuhan kalori.

Lebih baik lagi jika Anda membatasi asupan gula hingga 5 persen atau sekitar 25 gram (sekitar 6 sendok teh), per hari.

Sementara Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan batas asupan gula harian bagi orang dewasa sehat adalah sekitar 50 gram atau 4 sendok makan.

American Dietetic Association (AHA) menyebutkan batas maksimal konsumsi gula untuk anak usia 2 hingga 18 tahun adalah tidak kurang dari 24 gram per hari. @kompas.lifestyle Tahukah Anda kalau konsumsi gula yang tinggi bisa menyebabkan jerawat? Pasalnya, makanan tinggi gula menyebabkan peradangan pada tubuh. #gula #gula tinggi #makanan manis #jerawat? Audio Asli – Gaya Hidup Kompas Dengarkan berita terhangat dan berbagai berita langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terinstall.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *