Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Sengketa ARM vs Qualcomm, Pengadilan Putuskan Qualcomm Tidak Melanggar Lisensi - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Sports

Sengketa ARM vs Qualcomm, Pengadilan Putuskan Qualcomm Tidak Melanggar Lisensi

KOMPAS.com – Perselisihan antara produsen semikonduktor ARM dan perusahaan semikonduktor Qualcomm telah memasuki babak baru.

Pengadilan di Delaware yang mendengarkan perselisihan antara kedua perusahaan tersebut menemukan bahwa Qualcomm tidak melanggar lisensi ARM. Pesanan ini berakhir pada Jumat (20/12/2024) waktu AS.

Dalam kasus tersebut, ARM menuduh Qualcomm melanggar teknologinya melalui Nuvia. Nuvia merupakan perusahaan chip asal Amerika yang diakuisisi Qualcomm pada tahun 2021.

Sebelum mengakuisisi Qualcomm, Nuvia dikabarkan memiliki lisensi arsitektur ARM untuk membuat prosesor server. Jenis CPU ini digunakan di pusat data, komputasi awan, dan infrastruktur Internet global.

Baca juga: Qualcomm Luncurkan Rumah Pintar Baru dan Chip IoT

Setelah diakuisisi oleh Qualcomm, Nuvia menggunakan arsitektur ARM berlisensi untuk memproduksi chip seluler, menciptakan inti prosesor Oryon.

Prosesor Oryon ini disematkan pada Snapdragon X Elite, sebuah chip yang dirancang untuk perangkat wearable. Qualcomm menjual chip ini ke perusahaan seperti HP Inc. dan Microsoft Corp.

Berdasarkan permintaan ARM, perjanjiannya dengan Nuvia harus dinegosiasikan ulang setelah Qualcomm membeli Nuvia. Pasalnya, lisensi prosesor server dan prosesor seluler memiliki standar regulasi yang berbeda.

Oleh karena itu, ARM meminta Qualcomm untuk menghancurkan desain dari Nuvia setelah akuisisi yang juga dikenal sebagai CPU Oryon.

Qualcomm, sebaliknya, menyatakan memiliki lisensi terpisah dari Nuvia untuk menggunakan desain semikonduktor berbasis ARM.

Hakim Maryellen Noreika mengatakan Qualcomm tidak melanggar perjanjian yang mengarah pada akuisisi Nuvia dan tidak ada biaya lisensi tambahan.

Apakah Nuvia melanggar lisensi ARM sendiri masih belum jelas. Oleh karena itu, hakim mengatakan perkara ini dapat diputus pada proses lain.

Menanggapi keputusan hakim dalam kasus tersebut, ARM mengaku kecewa dan berencana mengajukan kembali kasus tersebut.

“Kami kecewa juri tidak dapat mencapai kesepakatan atas klaim kami,” kata ARM dalam keterangannya, Senin (23/12/2024), seperti dikutip KompasTekno melalui Bloomberg.

Baca Juga: Daftar 64 Chip Qualcomm yang Ada di Ponsel yang Rentan Diretas

ARM pertama kali membawa kasus ini ke pengadilan pada tahun 2022.

Dalam gugatannya, ARM meminta pengadilan memaksa Qualcomm untuk menghancurkan desain Nuvia.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *