Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

wegen india

fucan - Your Ultimate Sports Hub

Balaji School of Sports Science - Sri Balaji University, Pune

tradedial

Mizoram Ground Water Authority

Whoogle Expo

Sirkuit Mandalika Bantah Pernyataan Marquez soal APAR - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Otomotif

Sirkuit Mandalika Bantah Pernyataan Marquez soal APAR

Mandalika, KOMPAS.com – Alat pemadam kebakaran menjadi salah satu alat penting dalam perlombaan. Oleh karena itu, alat pemadam kebakaran yang digunakan harus memenuhi peraturan terkait. 

Read More : Komponen Mobil yang Masih Bisa Dipakai Kenapa Harus Diganti?

Vice President Operations and Motorsport MGPA Donny Mahardjono mengatakan, untuk balapan kelas MotoGP, alat pemadam api ringan (APAR) yang digunakan harus memenuhi ketentuan FIM. 

Baca Juga: Trijay Union Siapkan Bus Baru, Hadirkan Teknologi dari Mobil Penumpang

Berbicara di Mandalika, NTB akhir pekan lalu, Dhoni mengatakan, “Sebenarnya semua yang ada di sirkuit ini harusnya dicek FIM untuk MotoGP, sehingga muncul keselarasan A-grade. 

Oleh karena itu, Dhoni menampik anggapan APAR yang digunakan Sirkuit Mandalika tidak tepat. 

Yang terkenal, infrastruktur lintasan Mandalika menjadi fokus MotoGP Indonesia 2024, di mana Marc Marquez tak mampu finis karena motornya terbakar saat balapan. 

Saat itu api sulit dipadamkan dan karena situasi sangat kritis, Marquez mengatakan APAR yang digunakan untuk memadamkan api tidak cocok. 

Baca juga: 2 Tips Steward Saat Memberikan Hukuman kepada Pengendara

Read More : Jorge Martin Percaya Diri Bisa Rebut Gelar Juara Dunia MotoGP 2024

Donny menilai pernyataan Marquez hanyalah bentuk rasa frustasinya atas musibah yang dialaminya. Karena APAR yang digunakan sesuai aturan yang ada. 

Baca Juga: GWM Klaim Stigma Negatif Masyarakat Soal Mobil China Sudah Hilang

Jadi, tidak ada pernyataan atau pernyataan bahwa hal itu tidak mungkin terjadi. Saya melihatnya hanya rasa frustrasi dari pihak Marquez, kata Dhoni. 

Dhoni mengatakan, khusus untuk sirkuit Mandalika, pihaknya menggunakan tiga jenis APAR atau alat pemadam kebakaran. 

Katanya: Kapsul CO2 digunakan di ruangan tertutup untuk pitlane, sedangkan di ruang terbuka kami menggunakan dua jenis busa dan bubuk ABC kering. Dengarkan pilihan berita dan berita terkini kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *