Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Skrining Kesehatan Gratis Mulai Februari, Fokus pada Penyakit Berisiko - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Kesehatan

Skrining Kesehatan Gratis Mulai Februari, Fokus pada Penyakit Berisiko

KOMPAS.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat akan diluncurkan pada Februari mendatang, dan perluasannya akan dimulai pada Januari.

Program ini bertujuan untuk mencegah penyakit seperti stroke dan jantung, penyebab kematian utama di Indonesia.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, pemeriksaan itu meliputi pemeriksaan tiga hal utama, yakni tekanan darah, gula darah, dan kolesterol.

Baca juga: PB IDI Sarankan Menu Makan Bergizi Gratis dengan Panduan Apa yang Ada di Piring Saya

Menurutnya, tes tersebut tidak serumit atau secanggih yang dibayangkan untuk kalangan elit atau menengah, namun ditujukan kepada ratusan juta masyarakat Indonesia yang tidak mendapat pemeriksaan kesehatan rutin.

“Nah, ini sebetulnya yang ingin kita ikuti dulu. Bukan secanggih atau secanggih yang dibayangkan bagi kalangan elit, kelas menengah. Jadi, ini ujian bagi ratusan juta masyarakat Indonesia yang belum benar-benar teruji,” kata menteri. Dari Arogya Budi, dikutip Antara, Kamis (9/1/2025).

Pemeriksaan kesehatan rencananya akan dilakukan di sekitar 10.000 puskesmas di seluruh Indonesia, menggunakan 15.000 hingga 20.000 klinik swasta untuk menjangkau sekitar 280 juta orang.

Menteri Kesehatan Budi mengatakan tes tersebut akan dilakukan secara bertahap mulai dari anak kecil, dewasa, dan kelompok lanjut usia.

Sedangkan untuk kelompok anak usia sekolah di bawah 18 tahun, screening dilakukan di sekolah. Bukan di hari ulang tahunku, tapi saat aku mulai sekolah.

Jenis screening yang ditampilkan disesuaikan dengan kelompok umur.

Misalnya, orang lanjut usia diperiksa penyakit kankernya, sedangkan anak kecil diperiksa penyakit bawaannya.

Untuk meningkatkan efektivitas skrining, sistem digital akan memainkan peran yang sangat penting, seperti halnya tes PCR Covid-19, tegas Menteri Kesehatan Budi.

Baca Juga: Hati-hati dengan HMPV: Anak-anak dan lansia adalah kelompok paling rentan

Setelah seleksi, hasil ujian akan dikirimkan kepada peserta melalui Aplikasi WhatsApp (WA).

Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan akan mulai mempromosikan aplikasi SatuSehat yang akan digunakan dalam program tersebut mulai minggu ini.

Kuesioner kesehatan mental juga disediakan di platform SatuSehat mengingat pentingnya mendeteksi masalah kesehatan mental yang sering terabaikan.

Almarhum dokter peserta PPDS Anestesi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro yang meninggal dunia belum lama ini. Menkes Budi menyoroti, banyak orang seperti Auliya Risma Lestari yang sehat mental meski tidak.

“Sekarang tes kejiwaan kita anggap remeh. Jadi orang mengira sehat mental padahal tidak. Dan tesnya sudah lewat, seperti almarhum (Dr. Aulia Risma Lestari). Padahal, dia sakit jiwa. Tapi tidak terdeteksi. masalah mental, “tes ini tidak bagus,” jelasnya.

Melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan deteksi dini permasalahan kesehatan baik fisik maupun mental masyarakat Indonesia pada umumnya. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *