Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

wegen india

fucan - Your Ultimate Sports Hub

Balaji School of Sports Science - Sri Balaji University, Pune

tradedial

Mizoram Ground Water Authority

Whoogle Expo

Sopir yang Tewaskan 35 Pejalan Kaki di China Divonis Hukuman Mati - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Sopir yang Tewaskan 35 Pejalan Kaki di China Divonis Hukuman Mati

BEIJING, KOMPAS.com – Seorang pengemudi yang menewaskan sedikitnya 35 orang di kota Zhuhai, China bulan lalu, dijatuhi hukuman mati pada Jumat (27/12/2024).

Read More : GLOBAL NEWS China Kepung Taiwan, Ini Tanggapan Presiden Lai Ching-te

Menurut media pemerintah Tiongkok (CCTV), pada 11 November 2024, Fan Weiqiu yang berusia 62 tahun dengan sengaja menabrak orang-orang yang sedang berolahraga di depan klub olahraga dengan mobilnya. Serangan ini adalah yang terburuk di Tiongkok sejak tahun 2014.

Polisi mengatakan pada saat itu bahwa dia sendiri yang ditangkap di lokasi penembakan.

Baca selengkapnya: Kisah Li Jianping, Tokoh Koruptor Terbesar di Tiongkok yang Divonis Mati

Kasus ini disidangkan pada hari Jumat dan putusan dijatuhkan pada hari yang sama, menurut siaran CCTV negara.

“Motif terdakwa sangat buruk, sifat kejahatannya sangat buruk, metodenya paling brutal, dan konsekuensinya paling buruk, menyebabkan kerusakan serius pada masyarakat,” tulis media pemerintah.

Fan mengakui kesalahannya di depan keluarga korban, pihak berwenang, dan anggota masyarakat.

Read More : Menlu Sugiono: Indonesia Berperan Aktif dalam Perlindungan HAM Global

Pengadilan menemukan bahwa sang pacar telah memutuskan untuk melampiaskan kemarahannya atas pernikahan yang rusak, rasa frustrasi pribadi dan ketidakpuasan terhadap pembagian harta benda setelah perceraian, kata laporan itu.

Tahun ini, Tiongkok telah menyaksikan banyak insiden yang mengakibatkan banyak kematian. Dari penikaman hingga penyerangan dengan penyerangan itulah yang menyebut reputasinya sebagai negara dengan keamanan publik yang baik.

Baca selengkapnya: Tiongkok mencurigai Inggris memata-matai melalui teman Pangeran Andrew

Beberapa analis melihat hal ini sebagai peningkatan kemarahan dan frustrasi terhadap pertumbuhan ekonomi negara dan perasaan adanya pembagian kelas sosial. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *