Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Starbucks Akan Usir Pengunjung dari Kafenya jika Tak Beli Sesuatu - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Starbucks Akan Usir Pengunjung dari Kafenya jika Tak Beli Sesuatu

KOMPAS.com – Starbucks menerapkan kembali aturan di kafe-kafenya di Amerika Utara yang mengizinkan orang untuk menggunakan fitur-fiturnya meskipun mereka tidak membeli apa pun dari kedai kopi tersebut.

Perubahan tersebut, yang mulai berlaku pada 27 Januari, membalikkan kebijakan enam tahun yang mengizinkan orang berdiri di Starbucks dan menggunakan kamar kecil tanpa melakukan pembelian, lapor BBC.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi “Kembali ke Starbucks”, sebuah rencana yang diluncurkan oleh CEO baru perusahaan, Brian Nicol, untuk memerangi lesunya penjualan.

Jaringan kedai kopi terbesar di dunia ini mengatakan kode etik baru ini – yang mencakup penanganan masalah pelecehan dan larangan merokok di luar ruangan dan minuman beralkohol – bertujuan untuk menjadikan tokonya lebih ramah pelanggan.

Seorang juru bicara Starbucks mengatakan kepada BBC News: “Menegakkan Kode Etik Kafe kami…adalah langkah praktis dalam memprioritaskan pelanggan berbayar yang ingin duduk dan menikmati kafe kami.”

Baca Juga: Starbucks Strike Malam Natal Perluas ke 300 Toko di AS

Seorang juru bicara menambahkan: “Pembaruan ini adalah bagian dari perubahan yang lebih luas yang kami lakukan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan di kafe saat kami ‘kembali ke Starbucks’.

Perusahaan mengatakan aturan baru akan ditampilkan di setiap kafe dan staf akan diinstruksikan untuk meminta siapa pun yang kedapatan melanggar kode untuk meninggalkan kafe. Aturan baru ini memungkinkan karyawan untuk memanggil polisi jika diperlukan.

Kebijakan baru ini mengakhiri aturan Starbucks yang dimulai pada tahun 2018 setelah penangkapan dua pria kulit hitam di sebuah toko di Philadelphia. Dua pria yang salah satunya meminta izin masuk toilet menolak permintaan pengelola kafe dengan alasan sedang menunggu teman.

Video kejadian tersebut menjadi viral, dan para kritikus menuduh jaringan tersebut melakukan profil rasial dan menyerukan boikot.

Starbucks kemudian meminta maaf kepada keduanya, menyetujui penyelesaian, dan mengumumkan bahwa Starbucks akan menyambut pelanggan di kafenya, baik mereka pelanggan atau bukan, untuk meredakan reaksi buruk.

Starbucks sedang berjuang untuk menopang penjualan yang lesu akibat kenaikan harga dan boikot yang dipicu oleh perang Israel-Gaza.

Brian Nicol, yang sebelumnya menjalankan rantai makanan Meksiko Chipotle, bergabung dengan Starbucks tahun lalu. Dia dipekerjakan dengan tujuan untuk meningkatkan bisnis perusahaan.

Niccol berupaya meningkatkan pengalaman pelanggan di kafe Starbucks dengan memperbarui menu dan kedai kopinya. Starbucks mengatakan perubahan kebijakan tersebut hanya berlaku di Amerika Utara.  Dengarkan berita terkini dan pilihan kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *