Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Status Darurat Militer Dicabut, Kemenlu Minta WNI di Korsel Tetap Waspada - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Sports

Status Darurat Militer Dicabut, Kemenlu Minta WNI di Korsel Tetap Waspada

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengingatkan warga negara Indonesia (WNI) di Korea Selatan untuk berhati-hati setelah darurat militer militer yang kini dicabut diumumkan pada 3 Desember 2024.

Kementerian Luar Negeri meminta WNI menghindari tempat-tempat keramaian yang berpotensi menimbulkan konflik dan tidak mencampuri proses politik dalam negeri.

“Kami kembali meminta WNI untuk terus berhati-hati, kemudian menghindari tempat-tempat yang banyak terjadi kerumunan atau demonstrasi, serta tidak ikut serta dalam proses politik dalam negeri yang sedang berlangsung di Korea Selatan,” kata Judha Nugraha, Direktur Perlindungan WNI. – BHI pada konferensi pers Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Kamis (12 Mei 2024).

Baca Juga: [Populer Global] Darurat militer militer dicabut di Korea Selatan | Penyakit misterius di Kongo

Saat ini Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul (KBRI) telah menyiapkan rencana darurat sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ada, tambah Judha.

Namun Kementerian Luar Negeri melihat tidak ada urgensi evakuasi WNI tersebut.

Permintaan KBRI Seoul untuk meningkatkan kewaspadaan berlaku, kata Judha.

Berdasarkan informasi terkini yang diterima Kementerian Luar Negeri, tercatat situasi di Korea Selatan saat ini aman dan normal serta terkendali.

Masyarakat di sana tetap beraktivitas seperti biasa, dan layanan KBRI juga berjalan normal.

Judha mengatakan, pihaknya belum menerima laporan adanya gangguan penerbangan.

Namun jika ada WNI kami yang mengalami kendala dalam penerbangannya, harap segera menghubungi KBRI Seoul di nomor +82-10-5394-2546, jelasnya.

Baca juga: FBI menangkap pria Tiongkok karena membantu Korea Utara mempersiapkan serangan rahasia ke Korea Selatan

FYI, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol telah mengumumkan darurat militer pada 3 Desember 2024.

Menyusul resolusi tersebut, Kementerian Luar Negeri segera bekerja sama dengan KBRI Seoul dalam memantau situasi keamanan WNI.

Namun, dalam waktu kurang dari sehari, darurat militer dicabut dan pasukan militer dikerahkan 2 hingga 3 kilometer dari KBRI Seoul dan beberapa lokasi lainnya.

Kementerian Luar Negeri dan KBRI Seoul berkomitmen untuk terus memantau situasi politik dan keamanan di Korea Selatan yang dapat mempengaruhi keselamatan WNI. Dengarkan berita terkini dan cerita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *