Artikel Jelang Libur Nataru, Penumpang Feri Diimbau Beli Tiket sejak Jauh Hari pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Salah satu keuntungan dari freezia adalah ia memiliki kemampuan untuk memesan tiket 60 hari sebelum pergi.
Ini memberi penumpang fleksibilitas dalam merencanakan perjalanan yang lebih lama untuk waktu yang lama untuk menghindari keramaian di musim perayaan.
Baca juga: Kekuatan Netzines, komunitas saat ini akhirnya menyesal
Sekretaris ASDP, Shelvi Arifin, menjelaskan pentingnya menggunakan Freezie untuk memesan tiket awal untuk mencegah bagian depan yang panjang di pelabuhan.
Sekretaris Korporat ASDP, Menteri Shilvi Arinin, dalam pernyataan tertulis pada hari Senin (14/14/2024): “Tiket angka dapat dilakukan dari hampir di mana saja untuk membuat perjalanan Anda lebih nyaman dan lebih aman.”
Menurutnya, reservasi jangka panjang tiket feri, terutama di cabang-cabang pusat Merk-Bakhini, Kataping-Glemanuk dan Ajibata dan Ambritt, yang berpotensi ramai di masa depan.
Baca juga: Untuk Menteri, lusinan kelas Rahmat di tempat parkir GB?
Shelvi berkata, “Layanan Freeze membantu pengguna dengan mudah dan cepat mendapatkan tiket. Urutan tiket palsu melalui aplikasi ini tidak hanya tenang tetapi juga keamanan, karena proses ini transparan dan tanpa potensi penipuan.”
Freeze memudahkan penumpang untuk memperkirakan kebijakan larangan dari Desember 2023. Seperti diketahui, penumpang tidak dapat lagi membeli tiket online di sekitar pelabuhan.
“Kami merekomendasikan pengguna layanan untuk membeli tiket sejak lama untuk menjaga porsi Merck, Bakhini, Kataping dan Golimok,” kata Shilvi.
BACA JUGA: Sebelum membuka Rahmat, itu menyiapkan puluhan kelas dengan tamu negara bagian
ASDP juga terus mendidik masyarakat untuk menghindari membeli tiket oleh perantara yang sering menawarkan harga yang tidak wajar dan tiket yang tidak sah.
“Menggunakan Freezie, penumpang dapat membeli tiket resmi dan langsung, menghindari broker dan menikmati jalan tanpa intervensi,” katanya.
Sejak diluncurkan pada tahun 2020, Ferry telah mentransfer bagian feri ke digitalisasi.
Baca juga: Rusia mengakui konfliknya
Pada Juli 2024, jumlah pengguna dari 438 105 pengguna tahun pertama terus meningkat untuk mencapai 2,38 juta pengguna.
“Sekarang Freeze telah diimplementasikan di lebih dari 40 port strategis di seluruh Indonesia, yang telah memperluas akses dan kenyamanan semua pengguna layanan feri,” kata Shelvi. Lihatlah laporan pesan Breaking dan pilihan Anda di ponsel Anda secara langsung. Pilih akses ke saluran utama Anda di comumps.com whatsapp: pastikan Anda telah menginstal whatsapp.
Artikel Jelang Libur Nataru, Penumpang Feri Diimbau Beli Tiket sejak Jauh Hari pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel KPK Sita Laptop dan HP dari Saksi Kasus ASDP pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Tessa Mahardhika Sugiarto mengatakan, penyidik menyita laptop dan telepon genggam dari hasil pemeriksaan saksi berinisial ED selaku Wakil Direktur Utama Akuntansi PT ASDP.
“Untuk saudara ED, informasinya ada barang bukti elektronik terkait dirinya, laptop dan telepon seluler yang disita,” kata Tessa di Gedung Merah Putih Kuningan, Jakarta, Jumat (6/12/2024).
Baca juga: KPK: Harun Masiku Masih Bisa Dipantau
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tiga orang saksi terkait proses kerja sama dunia usaha (KSU) dan akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Gedung Merah Putih Jakarta, Kamis (6/12). . /2024).
Ketiganya adalah M Islamudin sebagai Vice President Asset Management PT ASDP tahun 2020-2021, Evi Dujemyanti sebagai Vice President Accounting PT ASDP, dan Aldo Yohanes Mumuh sebagai Vice President Keuangan PT ASDP tahun 2021-2022.
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika mengatakan, penyidik tengah mendalami keterangan saksi terkait dugaan perbuatan melawan hukum tersebut.
“Seluruh saksi yang hadir tetap terlibat dalam kelanjutan kegiatan ilegal yang merugikan negara,” kata Tessa dalam keterangannya, Jumat.
Dia mengatakan, penyidik juga mendalami dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus ASDP.
“Ada pihak lain yang perlu dimintai pertanggungjawaban selain direksi ASDP,” ujarnya.
Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).
IP, MYH, HMAC, A adalah inisial keempat tersangka, kata Tessa dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (18 Agustus 2024).
Baca juga: KPK rilis 4 foto terbaru DPO Haruna Masiku
Tessa tidak membeberkan identitas lengkap para tersangka. Ia hanya menyatakan tempus delicti yakni waktu dilakukannya perbuatan yang diduga dilarang itu berlangsung selama tiga tahun, yakni antara tahun 2019 hingga tahun 2022.
Dia mengatakan, nilai kerugian negara akibat dugaan korupsi di PT Angkutan Sungai, Lake and Ferry Indonesia (ASDP) mencapai Rp 1,27 triliun.
Nilai kerugian negara ditentukan berdasarkan hasil perhitungan sementara, setelah penyidik melakukan sejumlah penyelidikan dan penyidikan.
Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka penyidikan baru atas kasus dugaan korupsi kerjasama dan pengambilalihan PT Jembatan Nusantara mulai 11 Juli 2024. Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel KPK Sita Laptop dan HP dari Saksi Kasus ASDP pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Kasus ASDP, KPK Sita Aset Tanah dan Bangun di Daerah Pondok Indah, Menteng, dan Surabaya pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Tessa Mahardhika Sugiarto mengungkapkan, 15 aset tersebut milik Adjie, Pimpinan PT Jembatan Nusantara Group.
Berbicara di Gedung Merah Putih Jakarta, Selasa (22/10/2024), Tessa mengatakan, “15 properti dan bangunan bernilai ratusan miliar dolar, dua di antaranya berada di kawasan elit Jakarta, telah disita.”
Baca juga: Sidang Pendahuluan Dirut dan Direktur PT ASDP Fery Indonesia Tak Diterima
Tessa menjelaskan lebih lanjut mengenai lokasi aset yang disita.
“Ada beberapa lokasi di Pondok Indah, Jakarta Selatan; empat lokasi di Bogor; lokasi di Menteng, Jakarta Pusat; tiga lokasi di Darmo, Surabaya; dan dua lokasi di Graha Family Surabaya,” ujarnya. Nama empat tersangka dalam kasus ini dirilis
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat orang sebagai tersangka terkait dugaan korupsi di PT Angkutan Sungai, Danau dan Ferry (ASDP) Indonesian Ferry (Persero).
“Inisial keempat tersangka IP, MYH, HMAC dan A,” kata Tessa kepada wartawan, Minggu (18/8/2024).
Tessa tidak membeberkan identitas pasti para tersangka, namun mengatakan tempus delicti, waktu terjadinya dugaan tindak pidana tersebut, berlangsung selama tiga tahun, antara 2019 hingga 2022.
Baca Juga: KPK Siap Hadapi Kasus Pra-Sidang Dirut PT ASDP Fery
Selain itu, ASDP Ferry menyebut nilai kerugian negara akibat dugaan korupsi di Indonesia mencapai Rp1,27 triliun.
Nilai kerugian negara berdasarkan hasil perhitungan sementara setelah penyidik melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan, kata Tessa.
Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka penyidikan baru atas dugaan korupsi kerjasama dan pengambilalihan PT Jembatan Nusantara sejak 11 Juli 2024. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita pilihan Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Kasus ASDP, KPK Sita Aset Tanah dan Bangun di Daerah Pondok Indah, Menteng, dan Surabaya pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel KPK Menangkan Lima Gugatan Praperadilan Perkara ASDP pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, total ada lima tuntutan hukum yang diajukan dalam kasus ini dan KPK menang.
“Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memenangkan praperadilan kelima perkara dugaan korupsi akuisisi PT Jembatan Nusantara dari PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan proses kerjasama dunia usaha (KSU) tahun 2019-2022; Dalam surat Budi, Rabu (30/10/2024).
Baca juga: Kasus Akuisisi PT Jembatan Nusantara, KPK panggil Dirut ASDP baru
Budi mengatakan, gugatan tersebut diajukan atas nama Ira Puspadevi (IP) selaku Direktur Utama ASDP; Harry MAC (HMAC) ASDP Direktur Perencanaan dan Pengembangan; dan Yusuf Hadi (YH) ASDP Direktur Komersial dan Jasa.
Menurut dia, juri Pengadilan Negeri Selatan membenarkan keputusannya. Pimpinan KPK mempunyai kewenangan penyidikan dan penyitaan senjata, sedangkan Komisi Pemberantasan Korupsi mempunyai kewenangan menyita tersangka berdasarkan ASDP.
Tepuk tangan Komisi Pemberantasan Korupsi berarti objektifitas putusan majelis hakim. Ini bukti penetapan tersangka dan penyitaan yang dilakukan KPK dalam kasus ASDP sudah sesuai hukum formal. persyaratan.” katanya.
Budi mengatakan Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera menyelesaikan penyidikan kasus tersebut.
“Pemberantasan korupsi efektif memberikan kepastian hukum segera dan efek jera bagi pelaku kejahatan, serta mengoptimalkan pendapatan masyarakat dengan mengganti uang sebagai hukuman tambahan,” ujarnya.
Baca Juga: KPK Periksa Presiden ASDP Ira Puspadevi soal Korupsi Pengadaan PT Jembatan Nusantara
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat orang tersangka korupsi di PT Angkutan Sungai, Danau dan Ferry (ASDP) Indonesia Ferry (Persero).
Masa pidana atau jangka waktu terdakwa melakukan tindak pidana tersebut adalah selama tiga tahun, yaitu dari tahun 2019 sampai dengan tahun 2012.
Dia mengatakan, kerugian negara akibat dugaan korupsi angkutan sungai, danau, dan penyeberangan (ASDP) Indonesia mencapai Rp 1,27 triliun.
Baca Juga: Kasus ASDP, KPK Sita Properti Tanah di Pondok Indah, Menteng dan Surabaya
Besaran kerugian masyarakat ditentukan oleh penyidik berdasarkan hasil perhitungan awal setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan.
Komisi Pemberantasan Korupsi (ACC) meluncurkan penyelidikan baru terhadap korupsi kerja sama dan pengadaan PT Jembatan Nusantara sejak 11 Juli 2024. Dengarkan berita terkini dan pilihan kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda Masuk ke saluran whatsapp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel KPK Menangkan Lima Gugatan Praperadilan Perkara ASDP pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>