Artikel Batasi Konsumsi Rokok, Ganti dengan Makanan Bergizi untuk Kesehatan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>“Mari kita ganti pembelian satu rokok menjadi satu telur untuk menyediakan nutrisi yang memadai untuk keluarga untuk anak -anak, ibu hamil dan wanita hamil,” kata Ngabila, dikutip di Antara, Senin (1/1/2025).
Menurutnya, kebiasaan membeli rokok adalah pengeluaran terbesar kedua di rumah setelah beras, terutama untuk keluarga miskin.
Ini sangat berbahaya karena asap rokok adalah faktor risiko yang dapat memaksa anak -anak menderita yang menakjubkan.
Baca Juga: Pengeluaran Keluarga untuk Rokok Tiga kali lebih besar dari Telur
Sebagai alternatif, Ngabila menyarankan keluarga untuk mengganti biaya ini dalam gaya hidup sehat.
Salah satu caranya adalah dengan mengikuti rekomendasi dari Kementerian Kesehatan melalui program “Isi piring saya” yang mendorong konsumsi makanan sehat dalam proporsi yang tepat.
Dia juga menekankan pentingnya konsumsi protein hewani, yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.
Satu telur sehari sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan protein hewani untuk anak kecil.
Selain telur, protein hewani dapat diperoleh dari ikan, ayam, daging atau makanan laut. Sementara itu, protein nabati dapat diperoleh dari tempe, tahu dan kacang -kacangan.
Selain menyediakan protein, Ngabila juga mengingatkan anak -anak bahwa hidangan anak -anak harus mengandung sayuran dan buah -buahan.
“Setiap hari lima bagian sayuran dan buah -buahan dimakan, yaitu tiga porsi dalam makanan besar dan dua porsi makanan ringan di antara makanan besar,” kata Ngabila.
Baca Juga: Mengatasi Stunting dan Anemia: Solusi Berbasis Data untuk Kesehatan Indonesia
Tidak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya mengurangi konsumsi gula, garam dan lemak.
Ngabila menyarankan, untuk orang dewasa, mengonsumsi maksimal 4 sendok makan gula setiap hari, 1 sendok teh dan 5 sendok makan lemak, yang meliputi makanan besar, makanan ringan, minyak penggorengan dan tumis.
Untuk orang tua yang merasa bingung tentang persiapan makanan bergizi, Ngabila menyarankan menggunakan buku resep digital Kementerian Kesehatan.
Buku ini mengandung makanan olahan yang sehat, kaya protein, bahan menggunakan yang mudah dan murah yang sering ditemukan setiap hari.
Buku resep dapat diunduh secara gratis melalui situs web resmi AyoseHat.kemkes.go.id.
Dengan langkah -langkah sederhana ini, diharapkan keluarga Indonesia dapat memulai kebiasaan gaya hidup sehat yang bermanfaat bagi kesehatan mereka, terutama untuk anak -anak dan wanita hamil. Dengarkan berita terbaru dan pilihan berita terbaru kami secara langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Compas.com Saluran WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029vafpbedbpzrk13ho3d. Pastikan untuk menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Batasi Konsumsi Rokok, Ganti dengan Makanan Bergizi untuk Kesehatan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Bagaimana Cara Kurangi Kolesterol Berlebih? Ini Kata Dokter pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Kolesterol merupakan salah satu jenis lemak dalam tubuh yang menjalankan fungsi penting dalam tubuh.
Namun jika kadarnya melebihi batas normal, kolesterol dapat menumpuk di pembuluh darah dan membentuk plak yang dapat menyumbat pembuluh darah sehingga dapat memicu kondisi berbahaya seperti stroke dan serangan jantung.
Kolesterol tinggi dapat menyebabkan penurunan resistensi insulin sehingga dapat menyebabkan gula darah tinggi dan memicu diabetes, kata dr Luluk Susaeny dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong, Jawa Barat, Jumat (10/11/2024). John menulis di antaranya
Baca Juga: Cobalah Akupunktur Untuk Menurunkan Kadar Kolesterol
Menurut Lulook, kadar kolesterol bisa berbahaya bagi tubuh jika terlalu tinggi, dan jika seseorang memiliki beberapa faktor, maka berisiko mengalami kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia.
Beberapa faktor tersebut dapat dikendalikan, namun ada pula yang tidak.
Penyebabnya banyak, ada faktor genetik atau tidak, ada penyakit tertentu yang berhubungan dengan peningkatan kolesterol atau tidak, ada gaya hidup yang bisa diperbaiki atau tidak, kata Luluk.
Untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi, dokter akan menyarankan pasien terlebih dahulu untuk menjalani pola hidup sehat.
Dengan rutin berolahraga, hindari gorengan, perbanyak asupan makanan kaya serat seperti buah dan sayur, berhenti merokok, dan batasi asupan makanan tinggi lemak dan gula.
“Menjaga berat badan ideal karena kelebihan berat badan dapat membantu meningkatkan kolesterol jahat, rutin berolahraga, mengelola stres, berhenti merokok, dan menghindari makanan tinggi lemak serta mengurangi makanan manis atau bergula,” kata Luluk.
Baca juga: Apakah jintan hitam bisa menyembuhkan kolesterol? Inilah faktanya…
“Selain menurunkan risiko diabetes, membatasi makanan manis juga merupakan salah satu cara menurunkan kadar kolesterol. Jadi saat membeli makanan, periksa label kemasan untuk melihat kandungan gulanya,” imbuhnya.
Daripada mengonsumsi makanan yang diberi pemanis gula, Lulu menyarankan untuk menggantinya dengan makanan kaya serat dari buah-buahan dan sayur-sayuran. Selain baik untuk pencernaan, makanan kaya serat membantu menurunkan kolesterol secara alami dalam tubuh.
“Serat bermanfaat untuk pengikatan lemak sehingga dapat menurunkan penyerapan kolesterol di usus,” ujarnya.
Kolesterol tinggi tidak menimbulkan gejala, sehingga banyak orang yang tidak menyadari kadar kolesterolnya tinggi hingga mengalami komplikasi serius, seperti penyakit jantung atau stroke. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk melakukan pemeriksaan darah secara rutin untuk mengetahui kadar kolesterolnya.
“Yang terpenting adalah rutin memeriksakan kolesterol, terutama bagi yang sudah memiliki keluhan dan terbukti memiliki kolesterol tinggi. Antara 2 – 6 bulan tergantung keluhannya, namun harap meluangkan waktu untuk mengevaluasi faktor risikonya. jadi jangan muncul,” kata Luluk lagi. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Bagaimana Cara Kurangi Kolesterol Berlebih? Ini Kata Dokter pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Cara Praktis Turunkan Risiko Penyakit Kronis Menurut PAFI pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Pada dasarnya, ada beberapa langkah sederhana untuk mengurangi risiko terkena penyakit kronis. Anda dapat meningkatkan kualitas hidup Anda secara keseluruhan dengan mengurangi risiko.
Menurut Pafiburu.org, Persatuan Apoteker Indonesia (PAFI), perubahan gaya hidup sehat sangat penting untuk mencegah dan menangani penyakit kronis.
Yuk, temukan cara praktis mengurangi risiko penyakit kronis untuk meningkatkan kualitas hidup Anda. 1. Makan sehat
Mengonsumsi makanan sehat merupakan langkah penting dalam mengurangi risiko penyakit kronis. Dengan mengonsumsi makanan sehat, dimulai dari sayur mayur, buah-buahan, biji-bijian, dan protein tanpa lemak.
Selain itu, jauhi makanan olahan yang tinggi gula, garam, dan lemak jenuh. Anda dapat membantu menjaga kadar gula darah dan berat badan ideal dengan mengurangi penggunaan gula tambahan dan memilih sumber karbohidrat yang sehat. 2. Berolahraga secara teratur
Aktivitas fisik yang teratur berperan penting dalam melindungi kesehatan jantung dan mengendalikan berat badan. Usahakan untuk berolahraga setidaknya 150 menit per minggu, baik itu jalan cepat, lari, bersepeda, atau berenang.
Tambahkan juga latihan kekuatan dua kali seminggu untuk meningkatkan massa otot dan menjaga kesehatan tulang. 3. Pertahankan berat badan ideal Anda
Menjaga berat badan dalam rentang yang sehat dapat mengurangi risiko penyakit kronis. Jika Anda kelebihan berat badan, lakukan sedikit perubahan pada pola makan dan olahraga Anda.
Indeks massa tubuh (BMI) dapat membantu Anda menilai apakah berat badan Anda berada dalam kisaran yang sehat. 4. Kelola stres dengan baik
Stres jangka panjang mempercepat munculnya penyakit kronis. Kelola stres dengan berbagai cara, termasuk meditasi, yoga, atau aktivitas yang Anda sukai. Luangkan waktu Anda dan pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup untuk menjaga keseimbangan mental dan fisik. 5. Hindari minuman beralkohol dan tembakau
Merokok merupakan penyebab utama penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker. Jika Anda merokok, cobalah untuk segera berhenti.
Batasi juga konsumsi alkohol dalam batas aman untuk mengurangi risiko kesehatan jangka panjang. 6. Lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala
Pemeriksaan kesehatan secara berkala penting untuk mendeteksi dini masalah kesehatan. Bicarakan dengan dokter Anda mengenai pemeriksaan yang diperlukan untuk memantau kondisi tubuh Anda dan mencegah penyakit kronis, serta lakukan pemeriksaan rutin seperti tekanan darah, kadar gula dan kolesterol. 7. Tingkat asupan cairan
Hidrasi yang optimal penting untuk kesehatan tubuh. Pastikan Anda minum air putih minimal 8 gelas setiap hari, atau lebih jika Anda aktif berolahraga. Hindari minuman manis karena dapat meningkatkan risiko diabetes. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Cara Praktis Turunkan Risiko Penyakit Kronis Menurut PAFI pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>