Artikel Korea Selatan Siapkan Transkrip Rekaman Kotak Hitam Jeju Air pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Pesawat itu jatuh pada hari Minggu lalu.
Kementerian Transportasi Korea Selatan mengungkapkan rencana itu.
Baca selengkapnya: Kecelakaan Jeju-Water dapat menyebabkan burung-burung burung.
Menurut Reuters, kementerian melaporkan bahwa para peneliti telah dapat membawa salah satu dari dua mesin pesawat dan merencanakan untuk merencanakan mesin lain.
Ini juga direncanakan untuk mengendalikan roda ekor dan darat di sisi kecelakaan.
Kementerian yang sama secara menyeluruh memeriksa semua pesawat Boeing 737-800 yang dilayani oleh Korea.
Telah ditemukan bahwa tindakan korektif, yang akan dibutuhkan segera, ketika ujian terjadi selama ujian.
Kecelakaan ini terjadi di Bandara Internasional Muan, di mana pesawat itu berasal.
Baca lebih lanjut: Transkrip Udara Jeju CVR hampir siap dengan rekaman suara masak
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang penyebab kecelakaan dan langkah -langkah untuk meningkatkan keamanan penerbangan di masa depan. Lihat berita Breaking dan berita yang Anda pilih langsung di ponsel Anda. Pilih saluran utama untuk compas.com saluran whatsapp: https://www.whatsapp.com/channel/0029vafpbzrk13h3d. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel Korea Selatan Siapkan Transkrip Rekaman Kotak Hitam Jeju Air pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Korsel Akhiri Pencarian di Lokasi Kecelakaan Pesawat Jeju Air yang Menewaskan 179 Orang pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Korsel Bentuk Tim Gabungan Penyelidikan Kecelakaan Jeju Air di Tengah Gejolak Politik pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Boeing 737-800 terbang dari Thailand menuju Mueang, Korea Selatan pada 29 Desember, membawa 181 penumpang dan awak.
Pesawat tersebut melakukan pendaratan darurat di sebuah bandara di Korea Selatan dan menabrak penghalang beton, menyebabkannya terbakar.
Baca Juga: Korea Selatan akhiri pencarian di lokasi jatuhnya pesawat Jeju yang menewaskan 179 orang
Penyebab kecelakaan itu masih belum diketahui, AFP melaporkan. Kesepakatan pembentukan gugus tugas tersebut muncul di tengah gejolak politik setelah Presiden Yoon Suk Yeol memberlakukan darurat militer bulan lalu.
Partai kami, Partai Kekuatan Rakyat (PPP), dan Partai Demokrat sepakat membentuk panitia khusus, demikian bunyi pernyataan PPP.
Panitia akan membahas penyelidikan penyebab kecelakaan dan membantu keluarga korban, ujarnya.
Oposisi Demokrat pun menegaskan telah sepakat membentuk tim investigasi gabungan dengan PPP untuk mengusut kasus tragis tersebut.
Tim beranggotakan 15 orang tersebut terdiri dari tujuh perwakilan dari partai yang berkuasa, tujuh dari oposisi dan satu anggota independen, kata PPP.
Penyelidik Korea Selatan dan AS masih menyelidiki penyebab jatuhnya Jeju Air Penerbangan 2216 yang memicu gelombang duka nasional dengan tugu peringatan didirikan di seluruh negeri.
Permasalahan seperti serangan burung, kerusakan roda pendaratan, dan hambatan landasan pacu menjadi fokus penyelidikan.
Baca Juga: Korea Selatan Produksi Transkrip Rekaman Black Box Jeju Air
Pilot pesawat melaporkan adanya tabrakan dengan burung sebelum membatalkan pendaratan pertama. Kemudian pada percobaan kedua, roda pendaratan gagal dan pesawat jatuh.
Pihak berwenang telah menggeledah Bandara Muan, kantor penerbangan regional di kota barat daya dan kantor pusat Jeju Air di Seoul. Selain itu, CEO Jeju Air juga dilarang keluar negeri.
Pada hari Selasa, Jeju Air mengumumkan rencana untuk menghentikan 188 penerbangan internasional dari Busan pada kuartal pertama tahun ini untuk meningkatkan keselamatan operasional.
Baca Juga: Jeju Air Crash, Mungkinkah Sekawanan Burung Jadi Penyebabnya?
Maskapai ini sebelumnya mengatakan akan mengurangi penerbangan sebesar 10 hingga 15 persen pada bulan Maret karena masalah keselamatan. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Korsel Bentuk Tim Gabungan Penyelidikan Kecelakaan Jeju Air di Tengah Gejolak Politik pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>