Artikel Puasa Intermiten 4:3 Efektif Turunkan Berat Badan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Sebuah studi baru menunjukkan metode sederhana yang mungkin memiliki efek yang lebih besar dari perhitungan kalori: rutin puasa periodik 4: 3.
Jadwal puasa berkala 4: 3 mencakup batas kalori 3 hari setiap minggu, tetapi seseorang akan memakannya seperti biasa selama 4 hari sisanya.
Peneliti AS menemukan bahwa tahun pendekatan ini menyebabkan penurunan berat badan sedang per tahun, dibandingkan dengan diet tradisional kalori harian, yang turun sekitar 5%.
Faktanya, perbedaannya tampaknya tidak hebat, tetapi kesimpulan ini menunjukkan bahwa beberapa orang mungkin lebih efektif dan lebih mudah untuk hidup dalam variasi batas pakan daripada batasan kalori harian.
Baca juga: Sering berhenti menggunakan lebih banyak kalori
Studi yang dilakukan oleh ahli endokrin Victoria catenaacci membagi hingga 165 orang dewasa yang mengalami obesitas atau obesitas dalam dua kelompok. Peserta juga didorong untuk meningkatkan aktivitas fisik mereka.
Kelompok puasa diminta untuk memperkenalkan 80% kalori tiga hari seminggu, tetapi tidak ada batasan pada empat hari lainnya (tetapi diet sehat direkomendasikan).
Pembatasan kelompok diperlukan untuk mengurangi asupan kalori sebesar 34%per hari untuk memenuhi batas keseluruhan.
Meskipun hasil penurunan berat badan berbeda, rata -rata kelompok puasa adalah 7,7 kilogram dan kelompok pembatasan kalori adalah sekitar 4,8 kilogram. Selain itu, tekanan darah meningkat pada semua kelompok.
Baca juga: Mengapa diet berkala gagal?
“Pesan yang lebih penting bagi saya adalah bahwa itu adalah alternatif berbasis bukti, terutama bagi mereka yang telah mencoba membatasi kalori, dan itu sulit,” kata Catenacci.
Dia menambahkan dan ada beberapa catatan dalam penelitian ini. Peserta melaporkan asupan makanan mereka, tetapi kelompok puasa hanya mencatat hari puasa dan dapat membatasi asupan kalori pada hari -hari tanpa puasa. Lihat berita pilihan kami dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih Akses Saluran Terkemuka Anda ke Compas.com Saluran WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029vafpbedbpzjzrk13ho3d. Pastikan Anda menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Puasa Intermiten 4:3 Efektif Turunkan Berat Badan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Mengapa Penurunan Berat Badan Tak Semudah Mengurangi Porsi Makan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Mengurangi kalori memang penting, namun tidak cukup jika tidak didukung dengan olahraga teratur, tidur yang cukup, dan manajemen stres yang baik.
Tubuh manusia adalah sistem yang kompleks di mana faktor-faktor seperti keseimbangan nutrisi, kualitas tidur, olahraga, manajemen stres, dan kesehatan mental semuanya berinteraksi.
Dr. Joseph Chang, ketua dewan penasihat ilmiah Nu Skin, mengatakan pengendalian otak sangat penting dalam pengelolaan berat badan.
“Kekuatan utama pengatur tubuh, seperti rasa lapar, hanya datang dari otak, bukan dari perut. Saya rasa hampir semua orang sudah tahu cara menurunkan berat badan, tapi tidak bisa mengontrol nafsu makannya.” konferensi pers di Jakarta (10/01/2025).
Baca juga: Apa yang Membuat Berat Badan Sulit Turun? Berikut daftar 10…
Untuk membantu Anda mencapai berat badan yang sehat dan tubuh yang bugar, Nu Skin telah meluncurkan rangkaian produk manajemen berat badan yang komprehensif yang mencakup pikiran dan tubuh.
CEO Nu Skin Indonesia, Shita Laksmita menjelaskan bahwa produk yang diberi nama ageLOC TRME ini memberikan hasil yang efektif dan terbukti secara klinis dalam 90 hari.
“Produk ini menggabungkan suplemen dan minuman shake dengan diet dan olahraga yang mudah diikuti untuk tubuh yang sehat dan bahagia,” ujarnya.
Chang menambahkan, poin utama pengelolaan berat badan dalam program ini adalah pengganti makanan yang membantu membakar lemak dibandingkan otot, mendukung metabolisme tubuh, mengontrol nafsu makan, dan membantu kesehatan mental.
“Program pengelolaan berat badan ini didasarkan pada ilmu pengetahuan, termasuk ekspresi gen yang berkaitan dengan berat badan, terutama gen yang berkaitan dengan metabolisme, rasa lapar, dan nafsu makan,” ujarnya.
Menurut Chang, kita tidak hanya menggunakan suplemen dan makanan penggantinya, kita juga perlu mengubah pola makan.
Baca juga: Alasan mengapa diet mediterania disebut sebagai diet terbaik
“Diet ini sangat sederhana karena menggunakan pedoman manual. Satu piring terdiri dari protein dengan porsi yang sama, karbohidrat dalam porsi besar, sayur dalam porsi besar, dan buah dalam porsi besar”.
Kami juga menganjurkan olahraga teratur tiga kali seminggu, setiap kali minimal 30 menit, dengan denyut nadi 130 per menit.
Perubahan pola makan, meditasi dan olahraga sebaiknya dilakukan minimal 3 bulan untuk menciptakan gaya hidup baru untuk menurunkan berat badan, kata Chang. Dengarkan berita dan informasi terkini yang kami pilih langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda memiliki aplikasi WhatsApp.
Artikel Mengapa Penurunan Berat Badan Tak Semudah Mengurangi Porsi Makan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>