Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

peningkatan angka kanker usus Arsip - SP NEWS GLOBAL INDONESIA https://sp-globalindo.co.id/tag/peningkatan-angka-kanker-usus/ Berita Seputar Global Indonesia Tue, 14 Jan 2025 08:31:03 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://sp-globalindo.co.id/wp-content/uploads/2024/10/cropped-sp-1-32x32.png peningkatan angka kanker usus Arsip - SP NEWS GLOBAL INDONESIA https://sp-globalindo.co.id/tag/peningkatan-angka-kanker-usus/ 32 32 Rutin Minum Susu Turunkan Risiko Kanker Usus https://sp-globalindo.co.id/rutin-minum-susu-turunkan-risiko-kanker-usus/ https://sp-globalindo.co.id/rutin-minum-susu-turunkan-risiko-kanker-usus/#respond Tue, 14 Jan 2025 08:31:03 +0000 https://sp-globalindo.co.id/rutin-minum-susu-turunkan-risiko-kanker-usus/ KOMPAS.com – Susu merupakan salah satu minuman yang berkhasiat. Namun, sementara ini para ahli terus meneliti manfaat susu, salah satu yang terbaru adalah dapat menurunkan risiko kanker usus besar. Sebuah studi observasional yang melibatkan lebih dari setengah juta wanita menemukan...

Artikel Rutin Minum Susu Turunkan Risiko Kanker Usus pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
KOMPAS.com – Susu merupakan salah satu minuman yang berkhasiat. Namun, sementara ini para ahli terus meneliti manfaat susu, salah satu yang terbaru adalah dapat menurunkan risiko kanker usus besar.

Sebuah studi observasional yang melibatkan lebih dari setengah juta wanita menemukan bahwa konsumsi rutin 200 gram susu per hari mengurangi risiko kanker kolorektal sebesar 14 persen.

Temuan ini melengkapi penelitian observasional terbaru lainnya yang juga menemukan bahwa makanan olahan susu, khususnya makanan kaya kalsium, memiliki manfaat perlindungan pencernaan. Manfaatnya khususnya terlihat pada wanita dengan asupan kalsium rendah dan mereka yang berisiko kekurangan kalsium.

Studi yang dilakukan oleh para ilmuwan Universitas Oxford menganalisis data kesehatan jangka panjang wanita paruh baya dan lebih tua di Eropa dan mencakup wawancara mendalam melalui kuesioner diet.

Dari 97 faktor pola makan yang diteliti, makanan yang mengandung produk susu seperti yogurt dan susu menunjukkan hubungan negatif paling signifikan dengan risiko kanker kolorektal.

Baca Juga: Mengenal Kekambuhan Kanker Usus Besar yang Menyebabkan Kematian Noorul Komar

Namun, semua bahan makanan tersebut kecuali susu dan kalsium ternyata tidak efektif setelah dianalisis lebih lanjut.

Menariknya, mengonsumsi 300 miligram kalsium setiap hari dikaitkan dengan penurunan risiko kanker sebesar 17 persen—3 poin persentase lebih banyak dibandingkan susu. Temuan ini menyoroti potensi peran perlindungan kalsium dan produk susu tertentu dalam pencegahan kanker kolorektal.

Dengan perhitungan lebih lanjut, para peneliti menemukan bahwa hubungan antara kanker usus besar dan susu terutama disebabkan oleh kalsium.

Oleh karena itu, ada kemungkinan makanan kaya kalsium, termasuk makanan non-susu seperti kedelai, memiliki efek menguntungkan jangka panjang pada kesehatan usus.

Meski penelitian ini mendetail dan komprehensif, namun hanya dapat memberikan petunjuk tentang kemungkinan penyebab dan pencegahan kanker.

Angka kejadian kanker usus besar meningkat di banyak negara, dan para peneliti menduga bahwa pola makan yang tidak sehat berkontribusi terhadap peningkatan ini.

Misalnya, alkohol dan daging olahan dapat meningkatkan risiko kanker usus besar, menurut penelitian terbaru.

Baca juga: Masalah Usus Besar Jadi Penyebab Impotensi yang Tak Disangka-sangka. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

Artikel Rutin Minum Susu Turunkan Risiko Kanker Usus pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/rutin-minum-susu-turunkan-risiko-kanker-usus/feed/ 0
Studi Temukan Kenaikan Kasus Kanker Usus di Kalangan Generasi Muda https://sp-globalindo.co.id/studi-temukan-kenaikan-kasus-kanker-usus-di-kalangan-generasi-muda/ https://sp-globalindo.co.id/studi-temukan-kenaikan-kasus-kanker-usus-di-kalangan-generasi-muda/#respond Fri, 27 Dec 2024 17:01:10 +0000 https://sp-globalindo.co.id/studi-temukan-kenaikan-kasus-kanker-usus-di-kalangan-generasi-muda/ KOMPAS.com – Jumlah kasus kanker usus besar di kalangan generasi muda terus meningkat, meski penyebab pasti peningkatan tersebut belum dapat dijelaskan. Menurut Cancer Research UK, meskipun kanker ini masih lebih sering terjadi pada orang lanjut usia, namun peningkatan kasus pada...

Artikel Studi Temukan Kenaikan Kasus Kanker Usus di Kalangan Generasi Muda pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
KOMPAS.com – Jumlah kasus kanker usus besar di kalangan generasi muda terus meningkat, meski penyebab pasti peningkatan tersebut belum dapat dijelaskan.

Menurut Cancer Research UK, meskipun kanker ini masih lebih sering terjadi pada orang lanjut usia, namun peningkatan kasus pada orang di bawah 50 tahun di banyak negara menimbulkan kekhawatiran.

Menurut laporan peneliti yang diterbitkan dalam jurnal Lancet Oncology, Inggris menjadi salah satu negara dengan peningkatan terbesar, dengan rata-rata peningkatan 3,6% per tahun.

Para peneliti juga mencatat bahwa faktor-faktor seperti pola makan yang buruk dan obesitas dapat berkontribusi terhadap peningkatan angka kanker usus besar.

Baca Juga: Bolehkah minum air kunyit saat perut kosong? Berikut ulasannya… Pola makan dan obesitas dapat meningkatkan risiko Anda

Para peneliti telah menemukan bahwa makan terlalu banyak daging olahan dan kurangnya serat dalam makanan dapat meningkatkan risiko kanker usus besar.

Studi yang dilakukan di 50 negara antara tahun 2007 dan 2017 menemukan bahwa 27 negara melaporkan peningkatan kasus di kalangan generasi muda.

Negara yang mengalami peningkatan tersebut ada yang merupakan negara maju, namun ada juga negara berkembang yang melaporkan hal serupa.

“Peningkatan kanker kolorektal stadium awal merupakan fenomena global,” kata Dr. Hyuna Sung, salah satu penulis penelitian tersebut.

“Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa peningkatan ini terutama terjadi di negara-negara maju dan berpendapatan tinggi di Barat – namun kini juga terjadi di berbagai negara dan wilayah di seluruh dunia,” tambahnya.

Namun, faktor risiko seperti pola makan yang buruk, obesitas, konsumsi alkohol, dan merokok mungkin berperan dalam meningkatkan angka kanker usus besar.

Selain itu, peningkatan deteksi, yang memungkinkan diagnosis pada usia lebih muda, juga dapat memainkan peran penting dalam tingginya jumlah kasus yang terdeteksi.

“Perbaikan dalam deteksi yang memungkinkan diagnosis pada usia lebih muda juga bisa menjadi faktor kunci dalam peningkatan angka ini,” kata Jon Shelton, juru bicara Cancer Research UK.

Baca juga: Apakah Teh Tanpa Gula Bisa Mengecilkan Perut? Demikian ulasannya.. Pentingnya mewaspadai gejala awal

Penting bagi masyarakat untuk mengetahui tanda dan gejala awal kanker usus besar, seperti adanya darah pada tinja.

Gejala kanker usus besar lainnya yang harus diwaspadai meliputi: Perubahan buang air besar yang terus-menerus, seperti lebih sering buang air besar, sakit perut, rasa tidak nyaman, atau kembung.

Jaga pola makan sehat, hindari kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol, serta kenali gejala awal agar bisa tertular penyakit ini sejak dini.

Melalui pendidikan dan deteksi yang lebih baik, dampak buruk kanker kolorektal yang semakin umum terjadi pada generasi muda dapat dikurangi. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita pilihan Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

Artikel Studi Temukan Kenaikan Kasus Kanker Usus di Kalangan Generasi Muda pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/studi-temukan-kenaikan-kasus-kanker-usus-di-kalangan-generasi-muda/feed/ 0