Artikel Tol JORR 2 Tersambung Penuh, Harga Rumah di Bekasi dan Bogor Naik pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Hal ini menyebabkan harga rumah di Bekasi dan Bogor meningkat signifikan dibandingkan triwulan sebelumnya.
Berdasarkan Indeks Harga Rumah Pinhome (PHVI) triwulan III tahun 2024, kenaikan harga jual rumah tertinggi terjadi pada rumah lebih dari 201 tipe di Kabupaten Bekasi.
Baca juga: Kata Dirut BTN, Ini Penyebab Banyak Rumah Tak Layak Huni di Indonesia
“Kenaikan harga rumah type 201 di Kabupaten Bekasi mencapai 8 persen. Sedangkan harga rumah type 121 hingga 200 di Kabupaten Bogor naik sebesar 7 persen,” jelas CEO & Founder Pinhome, Dayu Dara Permata.
Harga rumah di Kota Depok juga meningkat, dimana jumlah rumah di bawah standar 54 meningkat sebesar 5 persen.
Hal yang sama terjadi pada bangunan tipe 201 atau sebagian besar. Dia mencatat, harga jualnya naik 6 persen. Sedangkan untuk rumah tipe 55-120, harganya naik tipis sebesar 2 persen.
Kenaikan harga rumah juga terjadi di Kota Tangerang. Rata-rata kenaikan harga rumah tipe 54 dan tipe 121-200 masing-masing meningkat sebesar 6 persen.
Baca juga: Hingga Oktober, pembelian 31.600 rumah mendapat insentif gratis PPN.
Hal ini menunjukkan bahwa konektivitas yang lebih baik di kawasan tersebut membuat perumahan di kawasan tersebut menjadi lebih terjangkau. Dengarkan berita terkini dan pilih berita langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk menemukan saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Tol JORR 2 Tersambung Penuh, Harga Rumah di Bekasi dan Bogor Naik pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Harga Rumah Tipe Besar di Pasar Minggu Anjlok hingga Rp 810 Juta pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Harga rumah lebih besar atau sama dengan Tipe 201 di Pasar Minggu (Jakarta Selatan) juga mengalami penurunan signifikan hingga 9 persen.
Seperti yang Anda ketahui, harga rumah 201 ke atas sekitar Rp 9 Miliar.
Dengan penurunan harga hingga 9 persen, diskon harga rumah bagi pembeli akan mencapai Rp 810 juta.
Baca Juga: Kepala BTN mengatakan banyak rumah di Indonesia yang tidak layak huni
“Hal ini didorong oleh persaingan harga pada segmen perumahan mewah di Desa Kebagusan,” kata Dayu Dara Permata, CEO dan pendiri Pinhome.
Harga rumah sejenis mengalami penurunan di dua kawasan Silandak dan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Rumah tipe 201 di Silandak rata-rata dijual Rp 10 miliar. Harga turun sebanyak 3 persen pada kuartal ketiga.
Sementara rumah sejenis di Jagakarsa mencatatkan penurunan sebesar 5 persen dibandingkan harga jual kuartal sebelumnya sebesar Rp 4,5 miliar.
Baca Juga: 31.600 pembeli rumah akan mendapatkan insentif gratis PPN hingga Oktober
Di Syracuse, Jakarta Timur, harga jual rumah Tipe 201 juga turun sebesar 3 persen. Dengarkan berita terkini dan pilihan berita kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Harga Rumah Tipe Besar di Pasar Minggu Anjlok hingga Rp 810 Juta pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Harga Rumah di Jagakarsa Turun hingga Rp 50 Jutaan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Berdasarkan Pinhome House Value Index (PHVI), harga jual rumah di Jagakarsa mengalami penurunan sebesar 8 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.
CEO sekaligus pendiri Pinhom Dayau Dara Permata mengatakan, turunnya harga rumah di Jagakarsa disebabkan persaingan di segmen rumah minimalis dengan akses sepeda motor.
Baca juga: Generasi Milenial Dominasi Pembelian Rumah Lewat KPR, Biasanya Pasangan Baru
Persaingan ini turut menyebabkan turunnya harga rumah dengan tipe 54 atau di bawahnya, sehingga harga jual rumah turun sebesar Rp 50 juta (8 persen) dibandingkan triwulan sebelumnya, kata Dayau.
Sekadar informasi, harga jual rumah Type 54 di Jagakarsa berkisar Rp 500 jutaan. Jika ada pengurangan 8 persen, harga jualnya turun menjadi Rp 450 juta.
Sementara dua wilayah lain di Jakarta Selatan, Silandak dan Pasar Minggu, juga mengalami penurunan harga jual rumah Tipe 54.
Di Cilandak, harga jual rumah yang ditawarkan sekitar Rp 1,2 miliar, turun 4 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.
Baca juga: Warren Buffet Sarankan Generasi Muda Beli Rumah Ketimbang Saham
Sementara di Pasar Minggu, rata-rata harga jual rumah turun tipis yakni Rp 495 juta, naik hanya 1 persen.
“Ada peluang besar bagi calon pembeli rumah pertama karena harga jual sedang mengalami dinamika. Variasi rumah agak sedikit di banyak lokasi di wilayah Jakarta,” kata Dayau. Pilihan berita dan berita terkini Dengarkan langsung di ponsel Anda . Untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPzjZrk13HO3D.
Artikel Harga Rumah di Jagakarsa Turun hingga Rp 50 Jutaan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Kabar Baik bagi Calon Konsumen, Harga Rumah di Jakarta Turun pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>CEO sekaligus pendiri Pinhome Dayu Dara Permata mengatakan, data terkini Pinhome menunjukkan tren yang konsisten dengan kuartal terakhir.
“Ada peluang besar bagi pembeli rumah pertama karena harga jual yang terus meningkat. “Wilayah Jakarta relatif minim berbagai tipe perumahan di banyak tempat,” kata Dayu dalam keterangan resmi.
Salah satu penyebab turunnya harga rumah adalah semakin ketatnya persaingan harga di kawasan tersebut.
Lihat juga: Akan ada insentif gratis PPN untuk pembelian 31.600 rumah hingga Oktober.
Data terbaru PHVI menunjukkan hampir seluruh wilayah di Jakarta mengalami penurunan harga rumah kurang dari 54 atau setara.
“Ini pertanda baik karena secara umum tipe ini menjadi pilihan utama pembeli rumah pertama,” kata Dayu.
Harga jual di Jakarta Barat (Cengkareng) tercatat mengalami penurunan sebesar 8 persen untuk rumah berukuran kecil atau 54 tipe.
Hal serupa juga terjadi di Jakarta Selatan (Jagakarsa), harga jual kurang atau sama dengan 54 tipe mengalami penurunan sebesar 8 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.
“Penurunan harga rumah di Jagakarsa diyakini karena adanya persaingan dari sektor perumahan minimalis,” tambah Dayu.
Sementara itu, harga jual rumah tipe 121-200 di kawasan Kilinsing, Jakarta Utara, turun 13 persen akibat persaingan harga rumah tetangga.
Lihat juga: Pemerintah Siap Lepas Lahan untuk Prajurit dan Panglima TNI
Di Pasar Minggu (Jakarta Selatan), harga rumah tipe lebih atau sama dengan 201 tipe mengalami penurunan signifikan hingga 9 persen.
Hal ini disebabkan adanya persaingan harga pada segmen perumahan mewah di Kota Kebagusan, kata Dayu.
Dengarkan berita dan berita pilihan langsung di ponsel Anda. Pilih saluran baru yang ingin Anda ikuti saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Kabar Baik bagi Calon Konsumen, Harga Rumah di Jakarta Turun pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Kabar Gembira, Rumah Tipe Kecil di Jakarta Utara Turun Harga pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Demikian hasil survei Pinhom Home Value Index (PHVI) dan Pinhom Home Rental Index (PHRI).
“Penurunan harga ini disebabkan meningkatnya persaingan untuk mendapatkan penawaran perumahan baru,” kata Dayu Dara Permata, CEO dan pendiri PinHome.
Kedua data ini mengukur data triwulanan mengenai harga penjualan dan sewa dengan fokus pada pasar real estat perumahan.
Baca juga: Kabar Baik Bagi MBR, Potensi Peningkatan Stok Perumahan Subsidi di 2024
Menurut PHVI, harga jual rumah kategori tertentu di Jakarta, Depok, dan Tangerang diketahui mengalami penurunan di beberapa daerah.
“Akses kepemilikan properti semakin terbuka. “Sekarang adalah saat yang tepat untuk mewujudkan impian memiliki rumah sendiri, sekaligus peluang emas untuk mulai mengakses peluang investasi jangka panjang yang sangat menguntungkan,” jelas Dayu.
Berbeda dengan Jakarta Utara, rumah serupa di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan justru mengalami kenaikan harga.
Sementara itu, tren stabil terjadi di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Barat, terutama pada rumah tangga dengan jumlah 121 orang atau lebih.
Baca juga: Pertumbuhan Penjualan Rumah Melambat, Alasannya
“Rumah tangga berusia 54 tahun ke bawah sangat disarankan untuk membeli rumah di Kota Dipok dan Tangerang karena harga jualnya turun 5 persen,” jelas Dayu.
Dengan adanya penurunan harga tersebut, Dayu berpesan kepada masyarakat bahwa ini adalah saat yang tepat bagi mereka yang ingin membeli rumah pertama di kawasan tersebut.
Dengarkan berita terkini dan lagu pilihan kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel Kabar Gembira, Rumah Tipe Kecil di Jakarta Utara Turun Harga pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>