Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

TikTok di Ambang Penutupan di AS, Biden Tegaskan Tak Akan Intervensi - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

TikTok di Ambang Penutupan di AS, Biden Tegaskan Tak Akan Intervensi

WASHINGTON DC, Kompass.com – TikTok, aplikasi video pendek populer dengan lebih dari 170 juta pengguna di Amerika Serikat, terancam ditutup pada Minggu (19/1/2025).

Ancaman tersebut muncul setelah Mahkamah Agung AS menguatkan larangan terhadap TikTok, yang menjual platform tersebut ke perusahaan induknya, ByteDance yang berbasis di Tiongkok.

Dengan suara bulat (9-0), keputusan Mahkamah Agung didasarkan pada masalah keamanan nasional, mengingat kemampuan pemerintah Tiongkok untuk mengumpulkan data sensitif dari warga Amerika.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Lokasi Pelantikan Trump Dipindah ke Dalam Ruangan

Namun, TikTok telah memperingatkan bahwa kecuali pemerintahan Presiden Joe Biden memberikan jaminan hukum kepada mitra seperti Apple dan Google untuk terus menawarkan aplikasi di toko mereka, layanannya akan dihentikan.

Reuters melaporkan bahwa Gedung Putih mengisyaratkan Biden tidak akan mengambil tindakan untuk menyelamatkan TikTok.

“Keputusan itu harus diambil oleh presiden berikutnya,” kata Biden kepada wartawan merujuk pada pelantikan Donald Trump pada Senin (20/1).

Trump, yang sebelumnya mencoba melarang TikTok pada tahun 2020, berjanji akan mengambil keputusan segera setelah kembali menjabat.

“Keputusan saya akan diambil dalam beberapa hari mendatang. Pantau terus!”, tulis Trump di jejaring sosialnya.

CEO TikTok Shou Yi Chew berterima kasih kepada Trump atas dukungannya dan memutuskan untuk menghadiri pelantikan Presiden di Washington.

Namun, banyak pengguna, terutama generasi muda yang bergantung pada platform ini untuk mendapatkan penghasilan, mengalami kerugian.

Baca Juga: Mahkamah Agung AS Dukung Larangan TikTok, Tapi Nasib Petisi Tergantung Trump

TikTok berpendapat bahwa larangan tersebut melanggar hak kebebasan berpendapat berdasarkan Amandemen Pertama Konstitusi AS, namun Mahkamah Agung menolak klaim tersebut.

TikTok hanya punya sedikit pilihan, salah satunya adalah mencari pembeli yang memenuhi persyaratan.

Baca Juga: Kabinet Keamanan Israel Setujui Upacara Senjata dengan Hamas dan 33 Kelinci

Sejauh ini, hanya Frank McCourt, mantan pemilik Los Angeles Dodgers, yang menunjukkan minat, dengan tawaran sekitar $20 miliar tanpa algoritmanya. Lihat berita terbaru dan pilihan berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih akses ke saluran utama Anda di Kompass.com. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *