Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Timnas U17 Indonesia Lolos ke Piala Asia 2025, Hati Nova Arianto Bergejolak, Tahan Malu - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Bola

Timnas U17 Indonesia Lolos ke Piala Asia 2025, Hati Nova Arianto Bergejolak, Tahan Malu

KOMPAS.com – Pelatih Timnas U17 Indonesia angkat bicara soal gejolak yang terjadi usai laga final kualifikasi Piala Asia U17 2025 melawan Australia.

Laga timnas Indonesia kontra Australia U17 di Stadion Abdullah Al Khalifa Alsabah, Kuwait, Minggu (28/10/2024) berakhir 0-0.

Hasil ini cukup bagi kedua tim untuk melaju ke Piala Asia U17 2025. Australia lolos sebagai juara Grup G, sedangkan Timnas U17 Indonesia yang dilatih Nova Arianto lolos lewat best second run.

Baca Juga: Erick Thohir: Sejarah, Seluruh Kategori Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia

Namun laga ini juga menarik perhatian terutama di 25 menit terakhir babak kedua.

Timnas U17 Australia tampak enggan menyerang dan hanya membalikkan bola ke belakang.

Di sisi lain, Timnas U17 Indonesia juga tak tampil di hadapan pers dan memilih menunggu di lapangan sendiri.

Jujur saja, menyaksikan pertandingan hari ini berlangsung sangat bergejolak di hati saya karena secara taktik, karena Australia lebih unggul dalam kualitas individu, kami bermain menunggu dan melakukan serangan balik saat merebut bola, kata Nova Arianto melalui Instagram pribadinya. .

“Dan muncul situasi Australia juga tidak menyerang, jadi kami masih menunggu Australia menyerang,” tambahnya.

Baca juga: Timnas U17 Indonesia – Australia Hasil 0-0, Aksi Steril di Menit Akhir

Meski demikian, Nova Arianto kembali menegaskan tujuan utama tim adalah lolos ke Piala Asia U17 2025.

“Saya juga malu dengan apa yang terjadi di lapangan malam ini, tapi jika kalah kami tidak lolos ke Piala Asia. Jadi saya harus menanggung rasa malu ini dan tidak bertahan,” kata pelatih asal Semarang itu.

“Ini jelas tidak terlihat bagus dan saya yakin para pemain di lapangan merasakan hal yang sama.”

“Tetapi sekali lagi, tujuan kami adalah lolos dan saya bersyukur dan saya yakin itu rencana Tuhan untuk saya dan tim,” jelasnya.

Baca Juga: Timnas Indonesia Vs Australia U17, Tekad Nova Ambil Laga Penentuan

Di sisi lain, situasi tersebut bukanlah hal baru dalam dunia sepak bola. Timnas Indonesia sebenarnya sudah pernah menjadi korban sebelumnya, terutama pada Piala AFF U19 2022.

Saat itu, Timnas U19 Indonesia didiskualifikasi dan gagal melaju ke babak semifinal setelah Vietnam bermain imbang 1-1 melawan Thailand.

Kedua tim tahu bahwa hasil imbang sudah cukup untuk mendobrak tiket mereka ke semifinal. Alhasil, setelah Vietnam menyamakan kedudukan pada menit ke-76, tak banyak permainan berbahaya yang muncul.

Thailand dan Vietnam tak mau lagi menyerang dan hanya membiarkan bola bergulir. Dengarkan berita terkini dan pilihan berita langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *