Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

TWS JBL Tour Pro 3 dan JBL Live 3 Meluncur di Indonesia, Punya Charging Case Layar Sentuh - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Tekno

TWS JBL Tour Pro 3 dan JBL Live 3 Meluncur di Indonesia, Punya Charging Case Layar Sentuh

KOMPAS.com – Produsen audio JBL meluncurkan dua earbud true wireless stereo (TWS) baru di Indonesia. Dua di antaranya adalah seri JBL Tour Pro 3 dan JBL Live 3.

Read More : Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy A06 5G di Indonesia, Mulai Rp 2 Jutaan

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Senin (11/11/2024), kedua perangkat JBL TWS di Indonesia ini hadir dalam bentuk kompak dengan casing pengisi daya unik yakni layar sentuh LED.

JBL pertama kali memperkenalkan model kotak pengisi daya ini dengan Tour Pro dua tahun lalu.

“JBL Tour Pro 3 memperkenalkan platform audio baru yang dirancang untuk keunggulan audio dengan standar baru dalam personalisasi, performa, dan kenyamanan,” kata Grace Koh, General Manager dan Wakil Presiden Consumer Audio, Harman Asia Pacific.

Untuk seri JBL Live 3, perangkat TWS ini hadir dalam tiga model berbeda: JBL Live Buds 3, JBL Live Beam 3 Beam, dan JBL Live Flex 3. Jadi total ada empat model JBL TWS baru di Indonesia.

“Saya sangat gembira dengan Smart Charging Case generasi berikutnya ini karena teknologi transmisi audio baru membuka banyak kemungkinan untuk meningkatkan kualitas suara,” lanjut Koh.

Baca Juga: Menggunakan TWS atau headphone saat bekerja bisa membantu meningkatkan produktivitas

Dari kedua model yang dirilis, JBL Tour Pro 3 diposisikan sebagai TWS yang lebih mumpuni.

TWS dilengkapi driver ganda, JBL Spatial 360 dengan pelacakan kepala, peredam bising adaptif sejati (ANC) 2.0, dan casing pengisi daya cerdas.

Layar casing pengisi daya berukuran 1,57 inci secara diagonal. Ini 30 persen lebih besar dibandingkan JBL Tour Pro 2 dengan layar 1,45 inci. Ini memberikan lebih banyak ruang pada layar untuk memuat informasi tambahan, seperti nama lagu yang sedang diputar.

Read More : Tiga Tim Indonesia Berlaga di Turnamen Dunia “Free Fire” FFWS Global Finals 2024

Pengguna tidak perlu meraih ponselnya ketika ingin melewatkan lagu, menyetel alarm, atau bahkan memeriksa pesan teks dan notifikasi panggilan masuk; Mereka dapat melakukan operasi ini melalui layar pada kotak pengisian daya TWS.

Selain itu, pengguna juga dapat menggunakan layar pada wadah pengisi daya JBL Tour Pro 3 untuk mengubah pengaturan yang biasanya tersedia melalui aplikasi pendamping, termasuk mode peredam bising dan profil equalizer.

Peningkatan lainnya adalah casing pengisi daya JBL Tour Pro 3 kini dapat berfungsi sebagai pemancar, artinya dapat mengirimkan audio secara nirkabel.

Soal output audio, sepasang in-ear headphone JBL Tour Pro 3 kini dilengkapi dengan driver 11mm, lebih besar dari driver 10mm yang terdapat di JBL Tour Pro 2.

JBL Tour Pro 3 mendukung codec LDAC bersertifikasi definisi tinggi dengan kecepatan transfer data tiga kali lipat dibandingkan codec Bluetooth SBC standar. Oleh karena itu, dapat menghasilkan kualitas suara yang lebih tinggi. File format AAC juga didukung, tetapi tidak ada dukungan aptX Adaptive.

Peredam Kebisingan Lingkungan (ANC) ditangani oleh True Adaptive Noise Cancelling 2.0 JBL, yang menganalisis tingkat suara lebih dari 50.000 kali per detik untuk terus menyesuaikan tingkat ANC berdasarkan perubahan suara sekitar.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *