Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

nonton bola

Ukraina Bersiap Hadapi 3.000 Pasukan Korea Utara yang Akan Tiba di Kursk - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Lifestyle

Ukraina Bersiap Hadapi 3.000 Pasukan Korea Utara yang Akan Tiba di Kursk

KYIV, KOMPAS.com – Ukraina kini bersiap menghadapi pasukan Korea Utara di wilayah Kursk Rusia, meningkatkan pertempuran dalam meningkatnya perang antara Rusia dan Ukraina.

Amerika Serikat dan Korea Selatan memperkirakan sekitar 3.000 tentara Korea Utara akan bergabung di medan perang, meskipun para analis meragukan kehadiran mereka akan mengubah jalannya perang secara signifikan.

Dilansir Al Jazeera, Pentagon mengonfirmasi kehadiran sejumlah pasukan Korea Utara di wilayah Kursk, tempat Ukraina melakukan serangan balasan hampir tiga bulan lalu.

Baca Juga: AS dan Korea Selatan Peringatkan Korea Utara: Tentara yang Bertempur di Ukraina Akan Pulang dengan Kantong Jenazah

Juru bicara Pentagon Pat Ryder mengatakan ribuan tentara tambahan dari Korea Utara diperkirakan akan segera tiba.

Hal ini juga dibenarkan oleh Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte yang menyebut pengerahan tersebut merupakan bentuk eskalasi yang berbahaya dalam konflik yang sedang berlangsung.

Sekitar 3.000 tentara Korea Utara telah dipindahkan ke garis depan di Kursk, menurut seorang pejabat senior Korea Selatan.

Laporan intelijen Ukraina dan Korea Selatan pekan lalu memperkirakan bahwa jumlah total pasukan Korea Utara yang dikirim untuk pelatihan di Rusia bisa mencapai 12.000 orang.

Namun, efektivitas pasukan Korea Utara dalam meningkatkan kemampuan militer Rusia masih dipertanyakan.

Olena Gusenova, peneliti studi di Friedrich Naumann Foundation, mengatakan bahwa meskipun Korea Utara dapat mengirim hingga 20.000 personel tambahan, bantuan tersebut tidak mungkin mengubah jalannya perang.

Gusenova menambahkan bahwa mobilisasi pasukan dalam jumlah besar dapat menimbulkan tantangan logistik yang besar, meningkatkan risiko desersi dan memerlukan pengawasan ketat terhadap pasukan.

Secara militer, Korea Utara juga kecil kemungkinannya akan mengorbankan banyak sumber daya manusianya, apalagi populasinya dua kali lipat dibandingkan rival utamanya, Korea Selatan.

Baca Juga: Rusia: Kerja Sama Militer dengan Korea Utara Tidak Melanggar Hukum Internasional

Di Kursk, pasukan Ukraina berhasil melawan pasukan besar, dengan sekitar 10.520 tentara Rusia dilaporkan tewas atau terluka dalam seminggu terakhir.

Selama tiga bulan terakhir, Panglima Ukraina Oleksandr Sirsky mengatakan Rusia telah kehilangan 17.800 tentara di wilayah tersebut.

Sementara itu, Presiden AS Joe Biden, ketika ditanya tentang posisi AS dalam konfrontasi Ukraina dengan pasukan Korea Utara, mengatakan jika pasukan Korea Utara memasuki wilayah Ukraina, mereka mendukung Ukraina untuk melawannya.

Baca Juga: Korut Kirim Pasukan ke Ukraina, Yun-Trudeau: Ancaman Global Semakin Nyata

Perkembangan tersebut menunjukkan betapa cepatnya konflik Rusia-Ukraina meluas, melibatkan sekutu kedua belah pihak dan berkembang di tengah ketidakpastian politik dan militer.

  Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *