Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Usai Gencatan Senjata Gaza, WHO Butuh Akses Penuh untuk Salurkan Bantuan - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Internasional

Usai Gencatan Senjata Gaza, WHO Butuh Akses Penuh untuk Salurkan Bantuan

GAZA, KOMPAS.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Minggu (19/1/2025) menyatakan Gaza siap memberikan bantuan penting selama gencatan senjata.

Namun WHO membutuhkan akses penuh di seluruh wilayah untuk memberikan bantuan tersebut.

Pasalnya, sebagian besar fasilitas kesehatan di Gaza telah hancur akibat perang Israel-Hamas selama lebih dari setahun.

Baca Juga: Hamas Serahkan 3 Sandera Israel, Bebaskan 90 Tahanan Palestina

Seperti dilansir AFP pada Senin (20/1/2025), Ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyambut baik gencatan senjata tersebut, dan mengatakan di media sosial bahwa hal itu akan membawa harapan lebih besar bagi jutaan orang yang nyawanya terancam akibat perang.

“Memenuhi kebutuhan kesehatan yang sangat besar dan membangun kembali sistem kesehatan di Gaza akan menjadi tugas yang sulit dan sulit, mengingat besarnya kerusakan, kompleksitas operasi dan segala kendala yang dihadapi,” jelas Tedros.

Sementara itu, Pusat Kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) siap meningkatkan responsnya untuk memenuhi kebutuhan kritis di kawasan.

Dalam pernyataannya, mereka mengatakan bahwa penghapusan hambatan keamanan sangatlah penting.

“WHO akan mewajibkan kondisi lapangan yang memungkinkan akses yang tertib bagi warga sipil di seluruh Jalur Gaza, memungkinkan bantuan masuk melalui semua kemungkinan perbatasan dan rute, dan menghapus pembatasan masuknya barang-barang penting,” kata badan tersebut dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Evakuasi Perang Gaza Dimulai, Ribuan Kini Pulang ke Rumah

Hingga gencatan senjata diberlakukan, Israel mempunyai kendali penuh atas volume dan sifat bantuan ke Gaza.

Sementara itu, dengan memperingatkan bahwa tantangan kesehatan di masa depan sangat besar, badan yang bermarkas di Jenewa ini memperkirakan biaya pembangunan kembali sistem kesehatan Gaza yang rusak di tahun-tahun mendatang dengan investasi jutaan dolar.

Pekan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan jumlahnya melebihi 10 miliar dolar AS (Rp 163 triliun).

“Hanya separuh dari 36 rumah sakit di Gaza yang masih berfungsi sebagian, hampir seluruh rumah sakit rusak atau rusak sebagian, dan hanya 38 persen puskesmas yang berfungsi efektif,” jelas WHO.

Menurut data Kementerian Kesehatan di wilayah yang dikuasai Hamas, WHO memperkirakan jumlah korban perang di Gaza lebih dari 46.600 orang tewas dan lebih dari 110.000 orang luka-luka.

“Seperempat dari mereka yang terluka akan menderita luka yang mengubah hidup dan memerlukan rehabilitasi berkelanjutan,” kata badan PBB tersebut.

Baca Juga: Gencatan senjata Gaza tahap pertama akan dimulai dalam 42 hari ke depan

Sementara itu, sekitar 12.000 orang harus dievakuasi untuk mendapatkan perawatan darurat, dan terdapat peringatan bahwa hancurnya layanan kesehatan telah menimbulkan dampak buruk.

Organisasi Kesehatan Dunia juga menyatakan keprihatinannya atas terganggunya ketertiban umum yang diperburuk dengan terhambatnya pengiriman bantuan ke Gaza oleh kelompok bersenjata. Dengarkan berita terbaik dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *