Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Usulan Menhan Membentuk Dewan Pertahanan Nasional: Langkah Maju atau Tantangan Baru? - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Lifestyle

Usulan Menhan Membentuk Dewan Pertahanan Nasional: Langkah Maju atau Tantangan Baru?

JAKARTA, KOMPAS.com – Upaya Kementerian Pertahanan membentuk Dewan Pertahanan Nasional (DPN) menyita perhatian publik. Langkah ini dinilai penting bagi sistem pertahanan Indonesia.

Namun, kebangkitan DPN juga membawa sejumlah tantangan operasional. Khususnya bagaimana mewujudkan kerja sama sipil-militer dengan tetap menjaga pertahanan negara yang kuat.

Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) Universitas Paramadina Anton Aliabbas memuji langkah tersebut.

Ia menilai DPN merupakan utang negara sejak disahkannya Undang-Undang Pertahanan Negara Nomor 3 Tahun 2002. Menurut dia, pemerintah sebelumnya gagal melaksanakan arahan tersebut.

“Ketika Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mencoba menghidupkan kembali DPN, hal ini patut diapresiasi dan merupakan sebuah langkah maju,” kata Anton saat dihubungi Kompas.com, Senin (11/11/2024).

Baca selengkapnya: Kewenangan Dewan Pertahanan Nasional harus diperjelas sebelum dibentuk.

Menurut Anton, gagasan Sjafrie untuk memandang pertahanan jangan hanya menjadi tugas militer saja. Namun mereka juga harus beroperasi di sektor non-militer.

Pendekatan pertahanan saat ini memerlukan kolaborasi antara kekuatan militer dan sipil. Kerja sama ini bertujuan untuk melawan ancaman tidak adanya lagi batasan yang jelas antara militer dan non-militer.

Meski demikian, Anton tetap menekankan potensi permasalahan dalam implementasi ide tersebut.

Meskipun Menteri Pertahanan berupaya melibatkan warga negara dalam kebijakan pertahanan negara, Namun struktur Kementerian Pertahanan nampaknya semakin didominasi oleh militer.

Ia menyoroti jajaran jabatan yang kini hampir seluruhnya diisi oleh personel militer aktif.

Baca selengkapnya: Diskusi Dewan Pertahanan Nasional memerlukan dukungan publik

Berbeda dengan masa lalu yang banyak jabatannya dijabat oleh warga sipil, seperti Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan atau Direktur Jenderal Kemampuan Pertahanan.

Artinya, DPN harus diikuti dengan penguatan posisi sipil di Kementerian Pertahanan, lanjut Anton.

Anton menekankan perlunya partisipasi sipil dan militer dalam pembentukan kebijakan pertahanan lima tahun ke depan, sejalan dengan arahan presiden terhadap kebijakan pertahanan negara. (Jakam Hannek)

Partisipasi sejati kedua belah pihak di tingkat struktural sangatlah penting. Bukan sekedar peran simbolis di DPN.

“Ketika Kementerian Pertahanan menetapkan kebijakan Kita perlu melihat partisipasi nyata sipil dan militer dalam mengawasi arah pertahanan negara. “Dengan begitu, upaya membangun pertahanan negara akan semakin kuat,” kata Anton.

Baca selengkapnya: Dewan Pertahanan Nasional diharapkan memperkuat kebijakan negara mengenai peluang

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *