Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Waspada HMPV: Anak dan Lansia Jadi Kelompok Paling Rentan - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Kesehatan

Waspada HMPV: Anak dan Lansia Jadi Kelompok Paling Rentan

KOMPAS.com – Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Indonesia (PB-IDI) mengingatkan bahwa anak-anak di bawah 14 tahun dan mereka yang memiliki daya tahan tubuh lemah termasuk kelompok yang dapat tertular human metapneumovirus (HMPV).

Hal itu terungkap dalam diskusi online yang digelar di Jakarta, dilansir Antara, Rabu (1/9/2025).

“Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di China, banyak kelompok yang berisiko tertular (penyakit) dan kondisi parah akibat infeksi HMPV,” Direktur Penyakit Menular PB-IDI, Prof. dr. dr. Erlina Burhan, SpP(K).

Prof. Erlina menemukan, selain anak-anak dan orang dengan daya tahan tubuh lemah, lansia di atas 65 tahun dan penderita penyakit kronis seperti asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), dan diabetes juga berisiko terkena penyakit ini.

Selain itu, HMPV dapat menular kepada penderita HIV/AIDS atau mereka yang menerima kemoterapi yang tidak memiliki sistem kekebalan tubuh.

Baca selengkapnya: Kementerian Kesehatan memastikan tidak ada gejala atau masalah influenza A dan HMPV di Indonesia

Gejala HMPV yang sering ditemui pada pengidapnya adalah demam, pilek, batuk kering, badan pegal-pegal, sakit kepala, kehilangan nafsu makan dan kelelahan yang mungkin disertai sesak napas.

Erlina menambahkan, jika kelompok rentan tersebut tertular HMPV, mereka berisiko mengalami komplikasi serius, seperti bronkiolitis pada bayi atau memburuknya kondisi yang sudah ada sebelumnya.

Meski HMPV baru ditemukan pada tahun 2001, Erlina menegaskan masyarakat tidak perlu panik.

HMPV merupakan virus yang sudah dikenal sejak lama sehingga sebagian orang memiliki kekebalan terhadap penyakit ini, ujarnya. Meski demikian, Erlina mengingatkan perlunya hati-hati terhadap media, terutama pada kelompok rentan.

Baca juga: Ancaman HMPV Soroti Dampak Imunisasi dan Upaya Hindari Penularan.

Untuk mencegah penyebaran HMPV, Erlina menyarankan masyarakat untuk menjalani pola hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti menggunakan sabun tangan atau hand sanitizer, menggunakan masker untuk menutup mulut dan hidung, serta menghindari menyentuh wajah, ingat mulut , hidung dan mata merupakan tempat masuknya kuman.

Selain itu, Erlina juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan barang-barang yang sering digunakan bersama, terutama di tempat umum.

Pastikan jarak antara Anda dan orang yang sakit cukup, agar virus sulit masuk ke dalam tubuh.

Erlina mengingatkan, meski tidak terlihat kuman-kuman yang beredar di sekitar kita, namun kita bisa memperkuat tubuh dengan menjaga pola makan, istirahat yang cukup, dan menerapkan PHBS.

Warga diminta berhati-hati dan menjaga kebersihan guna mencegah penyebaran virus.

Baca Juga: Inilah Perbedaan dan Persamaan HMPV dan Covid-19. Dengarkan acaranya dan pilihan pesan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran perpesanan favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terinstal.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *