Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Yusril Usul Pembentukan Badan Legislasi Nasional, Tugasnya Godok RUU Sebelum Dibawa ke DPR - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Sports

Yusril Usul Pembentukan Badan Legislasi Nasional, Tugasnya Godok RUU Sebelum Dibawa ke DPR

JAKARTA, COMPAS.COM – Menteri Terkoordinasi (Menteri Terkoordinasi) untuk Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Koreksi Yusril Ihza Mahendra mengusulkan pembentukan Badan Legislatif Nasional.

Menurut Yusril, pembentukan badan ini sebenarnya telah ditugaskan untuk memodifikasi undang -undang nomor 12 pada tahun 2011 tentang pembentukan undang -undang.

Dalam implementasinya, agensi akan memiliki tugas untuk meningkatkan dan mengoordinasikan persiapan proyek hukum (faktur) dalam hal otoritas, sebelum dibawa ke DPR untuk diskusi lebih lanjut.

“Ketika ada perubahan legislatif n. 12 tahun 2011, sebenarnya ditugaskan kepada pemerintah untuk membentuk semacam organ legislatif nasional, seperti DPR, yang memiliki badan legislatif,” kata Yusril di Gedung Parlemen Indonesia, Selasa (22/2/2025).

“Pemerintah juga harus memiliki organ yang menempati program legislatif internalnya,” katanya lagi.

Baca juga: Yusril meluncurkan diskusi tentang proposal keamanan maritim, mengatasi aturan dan otoritas yang tumpang tindih

Menurut Yusril, peraturan tersebut juga mengatur bahwa selama agen tidak terbentuk, tugas -tugas tersebut dilakukan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

“Sementara hari ini, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia telah dibagi menjadi tiga kementerian dan koordinasi Kementerian mengoordinasikannya. Dan pembentukan Badan Legislatif Nasional belum dilakukan,” kata Yusril.

Namun, Yusril mengakui bahwa ia telah mengajukan proposal kepada Sub -Struktur Presiden Prabowo dan telah mengadakan pertemuan dengan tiga menteri selama koordinasinya, untuk melaksanakan pembentukan Badan Legislatif Nasional.

Saat ini, kata Yusril, ada beberapa alternatif yang dievaluasi dalam pembentukan tubuh. Salah satunya adalah membentuk lembaga baru.

Baca juga: Yusril mengakui bahwa Indonesia perlahan -lahan membuat turunan hukum dari ratifikasi Konvensi

Pilihan lain adalah mengubah Badan Pengembangan Hukum Nasional (BPHN) menjadi organ yang lebih tinggi.

“Oleh karena itu, diusulkan untuk diubah, atau jika itu akan sesuai dengan hukum hukum, maka Menteri Hukum secara bersamaan dengan kepala BPHN, seperti Bapnas, BPN atau akan ditarik ke Kementerian Koordinasi, dikirim ke Presiden,” kata Yusril.

Namun, Yusril menekankan bahwa keberadaan tubuh khusus yang mengoordinasikan persiapan undang -undang sebenarnya diperlukan. Dengan cara ini, peraturan yang dikirim ke DPR sudah memiliki visi eksekutif yang sama.

“Sama seperti parlemen, di mana dewan legislatif meminta pendapat dari dusun sebelum sebuah RUU akan menjadi proposal untuk inisiatif DPR,” katanya.

Baca juga: Yusril berbicara tentang revisi undang -undang KPK, sehingga dapat mengelola kasus korupsi swasta dan pejabat asing melihat berita terbaru dan berita pilihan kami secara langsung di ponsel Anda. Pilih Akses Saluran Utama Anda ke Compas.com Saluran WhatsApp: https://www.whatsapp.com/chanel/0029vafbedbpzrk13ho3d. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *