Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Biden Peringatkan Bahaya Oligarki yang Ancam Demokrasi AS - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Biden Peringatkan Bahaya Oligarki yang Ancam Demokrasi AS

Washington DC, KOMPAS.com – Presiden Joe Biden dalam pidato terakhirnya di Ruang Oval mengeluarkan peringatan keras tentang ancaman oligarki dan kecanggihan teknologi terhadap demokrasi AS. 

Senin menandai berakhirnya karir politiknya selama lima dekade sebelum menyerahkan kekuasaan kepada Presiden terpilih Donald Trump.

Biden membuka pidatonya dengan permohonan untuk persatuan nasional, namun dengan cepat menyoroti bahayanya memusatkan kekayaan dan kekuasaan di tangan segelintir orang. 

Baca juga: Biden khawatir dengan pemusatan kekuasaan di tangan orang-orang ultra-kaya Amerika

“Sistem checks and balances kita tidak sempurna, namun ini adalah sistem yang telah melindungi demokrasi kita selama hampir 250 tahun,” kata Biden, menurut Reuters.

Ia juga mengkritik “kompleks teknologi-industri” yang menyebarkan informasi yang salah dan melemahkan kebebasan media. 

“Kami menghadapi tantangan besar terhadap nilai-nilai inti kami,” tambahnya.

Pidato Biden disampaikan pada saat politik yang sulit bagi Partai Demokrat, yang kehilangan kekuatan setelah gagal mencegah kembalinya Trump. 

Para kritikus mengatakan pencalonan kembali Biden pada usia 80 tahun adalah kesalahan strategis yang sebenarnya membuka jalan bagi kemenangan Trump.

Biden memuji beberapa pencapaian, termasuk pemulihan ekonomi pascapandemi, pembangunan infrastruktur, peningkatan produksi semikonduktor, dan langkah-langkah mengatasi perubahan iklim. 

Namun, ia mendapat kritik karena gagal menyembuhkan perpecahan nasional dan menjaga stabilitas demokrasi global.

Baca Juga: Joe Biden Berikan Pidato Kebijakan Luar Negeri Terakhir Sebelum Pelantikan Trump

Selama masa jabatannya, Biden berupaya memberikan vaksin Covid-19 dan memulihkan perekonomian yang lesu. Namun, tingginya inflasi dan meningkatnya ketimpangan ekonomi masih menjadi tantangan utama.

Di bidang kebijakan luar negeri, Biden memimpin penarikan pasukan yang kontroversial dari Afghanistan dan memperkuat aliansi global untuk mendukung Ukraina, khususnya melawan Rusia. 

Baca juga: Biden menyebut kebakaran hutan terburuk di Los Angeles dalam sejarah California

Namun dukungannya yang kuat terhadap Israel dalam konflik Gaza telah memecah belah Partai Demokrat. Dengarkan pilihan berita dan berita terkini kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *