Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Hari Ini, Sidang Pemakzulan Presiden Korea Selatan Dimulai - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Hari Ini, Sidang Pemakzulan Presiden Korea Selatan Dimulai

SEOUL, KOMPAS.com – Yoon Suk-yeol, Presiden Korea Selatan yang mendakwanya, akan diadili hari ini (14/1/2025), Selasa (14/1/2025) awal Desember 2024 untuk upaya darurat militernya .

Upaya penerapan darurat militer yang gagal telah menjerumuskan Korea Selatan ke dalam krisis politik terburuk dalam beberapa dekade.

Yoon segera dibela dan diskors dari tugas. Namun sejak itu, dia tetap tidak aktif di rumah, menolak panggilan dari penyelidik untuk menyelidiki dia atas tuduhan penghasutan dan menggunakan tim keamanan kepresidenan untuk menolak penangkapan.

Baca juga: Penyidik ​​Korea Selatan Tunggu Surat Perintah Penangkapan Baru untuk Presiden Yoon

Anggota parlemen juga memveto pengganti Yoon bulan lalu, sehingga semakin mengganggu stabilitas politik Korea Selatan.

Sementara itu, penjabat presiden saat ini tidak ingin ikut campur dalam kebuntuan tersebut dan malah meminta semua pihak bernegosiasi untuk mencari solusi.

Uji coba pertama dari lima uji coba dijadwalkan akan dimulai pada pukul 14.00 waktu setempat (12.00 WIB). Sidang selanjutnya akan dilaksanakan pada 16, 21, 23 Januari dan 4 Februari 2025.

Pengadilan akan memutuskan dua masalah utama: apakah deklarasi darurat militer yang diajukan Yun adalah inkonstitusional dan apakah itu ilegal.

“Kasus gugatan ini hanya berfokus pada situasi darurat militer, jadi faktanya tidak terlalu rumit,” kata pengacara Kim Nam-ju kepada AFP.

“Karena banyak orang yang terlibat telah didakwa dan faktanya telah dikonfirmasi, hal ini tidak akan memakan waktu lama,” tambah Kim.

Baca juga: Badan Keamanan Presiden Korea Selatan Halangi Penyidik ​​yang Ingin Tangkap Yoon, Siapa Terlibat?

Pengadilan memiliki waktu 180 hari sejak 14 Desember 2024 untuk memutuskan apakah Yun benar-benar melanggar konstitusi dan darurat militer ketika kasus tersebut muncul.

Tim hukum Yoon mengatakan dia tidak akan menghadiri sidang pertama mengenai tuduhan keamanan, dan Yoon ingin hadir di kemudian hari jika masalah keamanan telah diselesaikan.

Yoon Kab-koon, pengacara Presiden Yoon, mengatakan kepada AFP: “Ada masalah keamanan dan kemungkinan terjadinya insiden, sehingga presiden tidak dapat menghadiri sidang pemakzulan pada 14 Januari.

Namun, persidangan akan tetap berjalan meski dia tidak hadir.

Mantan presiden Roh Moo-hyun dan Park Geun-hye tidak menghadiri persidangan pada tahun 2004 dan 2016-2017.

Pengacara Yun berpendapat bahwa pengadilan harus menggunakan waktu 180 hari penuh, terutama untuk memeriksa apa yang menyebabkan penerapan darurat militer.

Sementara itu, selain persidangan, tim investigasi gabungan dari Biro Investigasi Korupsi (CIO) menyelidiki Yoon atas pemberontakan dan polisi sedang mempersiapkan upaya baru untuk menangkap Presiden Yoon.

Baca juga: Pengadilan Korea Selatan Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Presiden Yoon

Upaya sebelumnya gagal setelah pengawal Presiden Yoon Suk-yeol memblokir atau menghalangi akses penyidik ​​untuk menangkap Yoon.

Namun, jika mandat baru tersebut berhasil dilaksanakan, Yoon akan menjadi presiden Korea Selatan pertama yang ditangkap. Dengarkan berita terbaru dan sorotan berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *