Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Menlu Ukraina-Rusia Saling Serang di Pertemuan Internasional OSCE - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Menlu Ukraina-Rusia Saling Serang di Pertemuan Internasional OSCE

VALLETTA, KOMPAS.com – Pada pertemuan Organisasi Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE) di Malta, China (5/12/2024), Menteri Luar Negeri Ukraina dan Rusia menyerang.

Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Sybiga menyebut Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov sebagai “penjahat perang”.

Acara tersebut merupakan kunjungan pertama Lavrov ke negara Uni Eropa sejak tahun 2022.

Baca juga: Menlu Lavrov: Rusia Siap Mempertahankan Diri dengan Berbagai Cara

Diambil dari AFP, Jumat (6/12/2024), Sybiga pun menuding Moskow sebagai ancaman keamanan terbesar saat kedua menteri duduk di meja utama pertemuan OSCE.

Menurut sumber diplomatik, para menteri dari Polandia dan Latvia serta beberapa delegasi lainnya melakukan pemogokan ketika Lavrov berpidato di pertemuan di Ta’Qali, dekat Malta.

Menteri Luar Negeri Polandia, Radoslaw Sikorski, mengatakan pada hari Kamis bahwa dia menolak mendengarkan kebohongan atau apapun yang dikatakan Lavrov, dan kemudian menyerukan agar Rusia dikeluarkan dari OSCE.

Blok yang beranggotakan 57 negara ini dibentuk selama Perang Dingin, namun telah lumpuh sejak invasi Rusia ke Ukraina, dan Rusia memboikot keputusan-keputusan penting yang memerlukan konsensus.

Lavrov, yang duduk di antara perwakilan San Marino dan Rumania, menuduh NATO dan UE mempolitisasi OSCE dan menjadikannya tidak efektif.

Baca Juga: Setelah Aleppo, Pemberontak di Suriah Berhasil Rebut Kota Hama

Ia mengatakan bahwa negara-negara Barat berada di balik lahirnya kembali Perang Dingin dan kini berisiko besar berubah menjadi perang panas.

Berbicara kepada wartawan setelahnya, Lavrov juga menuduh Barat gagal mengindahkan peringatan jelas Moskow tentang bahaya pengiriman pasukan untuk mendukung Ukraina, di tengah spekulasi kemungkinan pengerahan militer.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken mengkritik Presiden Rusia Vladimir Putin atas rencana imperialisnya untuk menghapus Ukraina dari peta.

Blinken kemudian meninggalkan Malta tanpa bertemu rekannya dari Rusia.

Sebelumnya, Ukraina juga menyerukan pengusiran Rusia dari OSCE. Tahun lalu, dia memboikot pertemuan tahunan para menteri serikat pekerja di Makedonia Utara karena kehadiran Lavrov.

Namun, dia berada di sana tahun ini, pada saat yang sulit di Kyiv.

Presiden AS Donald Trump telah berjanji untuk mencari kesepakatan awal untuk mengakhiri perang, yang telah membuat Kyiv kesulitan mendapatkan jaminan keamanan dari sekutu-sekutu Baratnya dan persenjataan yang besar sebelum Trump dilantik pada Januari 2025.

Sybiga mengatakan kepada para menteri OSCE bahwa partisipasi Rusia dalam konferensi tersebut merupakan ancaman terhadap persatuan Eropa dan ancaman besar terhadap keamanan bersama.

Baca juga: PM Malaysia Ikut Komentari Miftah yang Kecam Penjual Es Teh

“Ukraina terus memperjuangkan haknya untuk hidup. Dan para penjahat perang Rusia di meja ini harus tahu, Ukraina akan memenangkan hak ini dan keadilan akan menang,” tegasnya. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk menemukan Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *