Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Thailand Temukan Residu Kimia pada Anggur Shine Muscat - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Kesehatan

Thailand Temukan Residu Kimia pada Anggur Shine Muscat

KOMPAS.com – Jaringan Peringatan Pestisida Thailand (Thai-PAN) memperingatkan kontaminasi residu bahan kimia pada anggur ‘Shine Muscat’ melebihi batas keamanan yang diizinkan.

Bangkok Post Jumat (25/10/2024), Thai-PAN dan Thai Consumer Council (TCC) serta Food and Drug Administration (FDA) meluncurkan hasil uji laboratorium buah-buahan pada Kamis (24/24). 10/2024).

Baca Juga: 8 Makanan Yang Bisa Membantu Menghilangkan Jerawat Adalah Brokoli Dan Anggur

Koordinator Thai-PAN Prokchon Usap menjelaskan bahwa TCC mengumpulkan 24 sampel muscat populer dari berbagai lokasi, termasuk dua dari toko online, tujuh dari toko buah dan pasar segar, dan 15 dari supermarket pada tanggal 2 dan 3 Oktober. .

“Hanya sembilan sampel yang dapat diidentifikasi sebagai barang impor dari Tiongkok, sedangkan 15 sampel sisanya tidak dapat ditentukan negara asalnya,” kata Prokchon.

“Sungguh mengejutkan, ternyata 23 dari 24 sampel mengandung residu pestisida yang melebihi batas yang diperbolehkan,” lanjutnya.

Prockchon mengatakan sampel anggur muscat mengandung klorpirifos, insektisida yang dilarang di Thailand.

Pada 22 sampel anggur muscat lainnya, ditemukan 14 residu bahan kimia berbahaya di atas batas aman 0,01 mg/kg.

Kemudian juga ditemukan 50 bentuk residu pestisida lainnya, 22 di antaranya adalah triasulfuron, cyflumetofen, tetraconazole, dan fludioxonil, yang tidak didefinisikan dalam undang-undang Thailand.

Baca Juga: Bolehkah Penderita Diabetes Makan Anggur Merah?

“Pestisida ini selalu ada di dalam jaringan tanaman anggur, dan tidak mudah untuk menghilangkannya dari jaringan tanaman,” kata Prockson.

Oleh karena itu, Thai-PAN dan TCC menghimbau Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand untuk mengambil tindakan segera, termasuk memerintahkan importir dan distributor untuk memberi label pada buah anggur Shine Muscat impor di negara asalnya.

Sementara itu, Direktur FDA Dr Watanasak Sornrung mengatakan pihaknya memeriksa 264 ton anggur Shine Muscat impor senilai 72 juta baht (Rp 33,6 miliar) selama tahun 2024.

Hasilnya, hanya empat sampel yang ditemukan mengandung residu pestisida yang melebihi standar keamanan. FDA mengambil tindakan hukum terhadap importir.

“FDA akan mengambil tindakan lebih tegas untuk memeriksa buah-buahan dan sayuran impor,” kata Watanasak.

“Diperlukan lebih banyak sampel dan daripada menunggu tiga hari seperti ini, hasil tes harus keluar dalam waktu 24 jam,” jelasnya.

Baca Juga: 10 Manfaat Anggur Bagi Kesehatan Yang Tidak Boleh Anda Lewatkan Dengarkan berita terbaru kami dan pilih langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *