Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Trump Pertimbangkan Elon Musk Beli TikTok - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Internasional

Trump Pertimbangkan Elon Musk Beli TikTok

WASHINGTON, KOMPAS.com – Presiden AS Donald Trump mengatakan dia terbuka terhadap kemungkinan miliarder teknologi Elon Musk membeli aplikasi TikTok asal China.

Trump mengatakan hal tersebut pada 21 Juli 2025, saat menjawab pertanyaan wartawan tentang pembelian platform TikTok oleh Musk.

“Jika dia ingin membeli, saya akan melakukannya,” kata Trump seperti dikutip kantor berita AFP, Rabu (22/1/2025).

Baca Juga: Kebijakan Kontroversial Trump: Mundur dari Perjanjian Paris dan Mundurnya WHO, 1.583 Kerusuhan di Gedung Capitol

TikTok saat ini menghadapi tantangan hukum di AS, di mana perusahaan tersebut mungkin terpaksa melakukan divestasi dari pemiliknya di Tiongkok, ByteDance, atau dilarang beroperasi di AS.

Dalam salah satu langkah pertamanya setelah menjabat untuk masa jabatan kedua, Trump memerintahkan penangguhan undang-undang yang melarang TikTok di AS pada hari Minggu, sehari sebelum pelantikan Donald Trump.

Perintah eksekutif tersebut mengarahkan Jaksa Agung untuk menunda penerapan undang-undang tersebut selama 75 hari lagi.

Trump juga mengusulkan kemitraan 50:50 antara Amerika Serikat dan ByteDance dalam upaya menjaga perusahaan tetap beroperasi di Amerika Serikat, namun rincian implementasi gagasan tersebut tidak diungkapkan.

Larangan TikTok sebelumnya dipicu oleh kekhawatiran bahwa pemerintah Tiongkok dapat menggunakan aplikasi tersebut untuk memata-matai orang Amerika atau mempengaruhi opini publik AS melalui pengumpulan data dan manipulasi konten.

Baca juga: Mengapa Donald Trump memutuskan keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia?

TikTok sempat ditutup sebentar di Amerika Serikat pada Sabtu malam karena tenggat waktu penjualan yang sah semakin dekat, membuat jutaan pengguna tidak dapat mengakses aplikasi tersebut karena frustrasi.

Namun, dengan bantuan penyedia server Oracle, TikTok memulihkan layanan di AS pada hari Minggu berkat janji Trump untuk mempertahankan aplikasi tersebut.

Meskipun pengguna lama masih dapat menggunakan TikTok, aplikasinya belum tersedia di toko aplikasi Apple dan Google.

Jadi pengguna baru tidak bisa mengunduh atau memperbaruinya.

Perusahaan yang melanggar undang-undang yang ada akan dikenakan denda hingga $5.000 (Rs 81,5 juta) per pengguna jika aplikasi diakses.

Pekan lalu, muncul laporan bahwa para pejabat Tiongkok sedang mempertimbangkan untuk menjual operasi perusahaan tersebut di AS ke platform media sosial Musk, X.

Baca Juga: Trump Sepenuhnya dan Tanpa Henti Mengampuni 1.583 Perusuh Gedung Capitol

Namun pihak TikTok membantah keras informasi tersebut. Dengarkan berita terkini dan pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *