Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Kemenkes Masifkan Edukasi HIV/AIDS untuk Cegah Kenaikan Kasus - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Kesehatan

Kemenkes Masifkan Edukasi HIV/AIDS untuk Cegah Kenaikan Kasus

KOMPAS.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menggalakkan pendidikan kesehatan reproduksi bagi generasi muda sebagai upaya menekan angka penyebaran HIV/AIDS.

Ini adalah 3 tujuan HIV/AIDS: tujuan HIV/AIDS; Diskriminasi dan kematian terkait AIDS; Hal ini konsisten dengan penurunan penularan HIV dan sifilis dari ibu ke anak. Anak.

Ina Agustina Isturini, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan, mengumumkan prevalensi HIV pada remaja dan dewasa usia 15 hingga 24 tahun akan meningkat pada tahun 2023 dibandingkan tahun 2019 di beberapa negara, termasuk Indonesia. .

Baca juga: Apa saja Gejala Infeksi HIV pada Anak? Penjelasan dokter adalah sebagai berikut. …

Menurutnya, beberapa negara di Asia, termasuk Indonesia, menunjukkan prevalensi HIV pada laki-laki dan pelaku hubungan seks (LSL) lebih tinggi dibandingkan rata-rata global.

“Pada tahun 2023, prevalensi HIV di kalangan remaja dan dewasa muda, terutama usia 15-24 tahun, akan meningkat di beberapa negara dibandingkan tahun 2019. Angka prevalensi HIV di kalangan laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki, atau LSL, di kalangan remaja dan dewasa muda, “meningkat. rata-rata global di beberapa negara Asia, termasuk Indonesia,” tulis Antara, Kamis (28/11/2024).

Hingga September 2024, data Sistem Informasi HIV/AIDS (SIHA) mencatat 71 persen Orang Dengan HIV (ODHIV) mengetahui statusnya.

Namun, hanya 64 persen yang menerima terapi antiretroviral (ARV). Faktanya, hanya 48 persen ODHA yang mendapat terapi ini mampu mendeteksi dan menekan virus.

“Untuk mencapai 3 angka nol ini, 95 persen dari mereka yang didiagnosis HIV; 95% orang dengan HIV memakai obat ARV seumur hidup, dan 95% penekanan virus HIV menjadi bukti keberhasilan pengobatan ARV pada tahun 2030.” Dia melanjutkan.

Ina percaya bahwa meningkatkan pendidikan kesehatan reproduksi bagi remaja dan dewasa muda sangat penting dalam pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS. Ia juga menekankan perlunya komitmen dan kerja sama semua pihak dalam mewujudkan tujuan tersebut.

Sementara itu, Aang Sutrisna, Penasihat Senior Pemantauan dan Evaluasi HIV USAID Bantu II, mengatakan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2024 masih berlangsung, namun data sementara menunjukkan tren serupa dengan hasil SDKI 2017.

Baca juga: Suntikan Dua Kali Setahun Efektif Cegah Infeksi HIV.

Data ini menunjukkan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang HIV/AIDS, serta faktor risiko seperti seks dan penggunaan narkoba.

“Pengetahuan komprehensif tentang HIV meningkat pada tahun 2007-2017, namun lebih tinggi pada kelompok umur 20-24 tahun dan perempuan. Perkiraan SDKI 2024 menunjukkan bahwa pengetahuan masih jauh dari tujuan dan jumlahnya masih rendah pada kedua kelompok umur tersebut,” jelasnya. .

Pada tahun 2024, Indonesia diperkirakan memiliki 40 juta penduduk berusia antara 15 dan 24 tahun, kata Aang.

Berdasarkan data SDKI 2017, persentase remaja usia 15 hingga 20 tahun yang aktif secara seksual cenderung tidak mencakup populasi kunci (misalnya laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki, perempuan transgender, perempuan pekerja seks, pelanggan seks, dan pengguna narkoba). Kurang dari lima persen.

“Tetapi karena populasinya begitu besar, Artinya, meskipun hanya lima persen dari 40 juta penduduk yang melakukan hubungan seks, angka tersebut masih signifikan. Saya berhubungan seks,” jelasnya.

Pendekatan pendidikan yang lebih serius diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan tingkat pengetahuan tentang bahaya HIV/AIDS serta mengurangi prevalensinya di kalangan generasi muda. Dengarkan berita bagus dan pilihan berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *